Moch. Iriawan - Shin Tae YongPSSI

Misteri Gaji & Pajak Shin Tae-Yong

Seperti biasa, PSSI kembali merahasiakan nominal yang harus dikeluarkannya untuk menggaji pelatih timnas Indonesia. Kali ini giliran hak yang diterima Shin Tae-yong yang tidak dibeberkan kepada publik.

Tae-yong, jadi juru formasi baru timnas Indonesia yang dikonntrak selama empat tahun. Sosok asal Korea Selatan tersebut bertugas melatih timnas senior dan U-20 serta diminta membantu timnas U-16, U-19, dan U-23. 

Beracuan saat menukangi timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018, Tae-yong menerima gaji sebesar USD 500 ribu atau sekitar Rp7 miliar. Nominal tersebut membuatnya menduduki posisi 26 dari 32 pelatih dalam ajang itu.

"Dia [Tae-yong] sampaikan kepada kami, soal nilai kontrak tak perlu bicara ke publik. Yang jelas, dia memilih Indonesia karena melihat Indonesia menjanjikan dengan sepakbola maju dan bagus," ucap ketua umum PSSI Mochamad Iriawan.

Meski merahasiakan gajinya, PSSI sudah mempunyai ketentuan dalam membayar pajak Tae-yong. Hal tersebut karena setiap pekerja lokal maupun asing wajib membayarkan pajak penghasilannya setiap tahun sesuai undang-undang yang berlaku.

"Pajak nanti sesuai komitmen kami dalam klausulnya. Kami bakal lakukan yang terbaik, apakah dibagi dua, kami [PSSI] sendirian, atau dari dia [Tae-yong]. Dalam itu [kontrak] ada lampiran tersendiri, termasuk soal kedisiplinan," ujarnya.

Iklan
0