Persib Bandung tidak ingin kehilangan gelar pada Liga 1 musim ini setelah gagal menjadi kampiun. Setidaknya, Persib menginginkan gelar individu untuk ujung tombaknya, David Da Silva.
Da Silva mempunyai peluang untuk tampil sebagai pencetak gol terbanyak musim ini. Penyerang asal Brasil itu telah melesakkan 23 gol, dan bersaing ketat dengan striker Borneo FC Matheus Pato.
Persib masih mempunyai dua pertandingan sisa, yakni menghadapi Persita Tangerang dan Persikabo 1973. Pelatih Luis Milla pun menyampaikan ambisi tim di dua laga pamungkas tersebut: membantu Da Silva menjadi topskor.
Milla berharap skuad Maung Bandung tetap bisa tampil baik di dua pertandingan itu. Selain mengunci runner-up, kemenangan akan semakin memperluas peluang Da Silva menjadi pencetak gol terbanyak musim ini.
“Rencana kami adalah tim bermain bagus di dua laga sisa. Target kami adalah mengamankan posisi kedua. Tapi kami juga ingin membantu David untuk bisa mengejar kesempatan dia,” ujar Milla dikutip laman resmi klub.
“Karena itu, tim harus bisa bermain dengan baik. Dia (David) bermain begitu fokus saat menerima bola, fight untuk mendapat second ball, dan juga tampil agresif dalam menekan bek tengah lawan. Tapi tentu saja butuh permainan tim yang bagus agar peluang yang dimiliki David menjadi lebih besar.”
Di lain sisi, torehan saat ini membuat Da Silva telah memecahkan rekor Persib dalam hal ketajaman seorang pemain dalam satu musim. Da Silva berhasil melewati rekor pencetak gol terbanyak Persib dalam semusim. Sebelumnya, Sutiono Lamso mencetak 21 gol pada musim 1994/95. Begitu juga dengan Sergio van Dijk di musim 2013.
Da Silva merasa senang capaian tersebut. Kendati demikian, Da Silva tidak ingin cepat puas, dan dirinya tetap memburu gol kala melawan Persita dan Persikabo.
“Itu menjadi target saya. Saya merasa sangat terbantu untuk membuat sejarah di Persib. Saya memberikan yang terbaik untuk kalian semua, dan saya senang membantu tim dengan performa saya,” kata Da Silva.
