OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN
Striker FC Tokyo, Diego Oliveira, angkat bicara terkait insiden dirinya yang berbenturan dengan kiper Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo, dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1) petang. Lantaran benturan itu, Awan sempat mengalami masa kritis akibat cedera di bagian lehernya.
Namun masa kritis itu saat ini sudah berhasil dilewati, setelah kiper timnas Indonesia U-23 tersebut mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Jakarta.
Oliveira sendiri menuturkan, tak menyangka benturan tersebut bakal terjadi. "Kejadiannya terlalu cepat. Saya ingin mengambil bola dan kiper cepat sekali, saya tak melihat. Saya bukan kali ini saja bermain, saya tak sengaja," ujar Oliveira.
Striker asal Brasil itu pun meminta maaf terkait kejadian tersebut. Dan mendoakan agar Awan bisa segera pulih.
"Petugas medis bekerja dengan baik. Semoga dia tak mengalami cedera yang parah dan segera bermain kembali," tutur striker berusia 27 tahun itu.
Seperti diketahui, laga antara Bhayangkara kontra FC Tokyo berkesudahan dengan skor 4-2, untuk kemenangan Tokyo. Laga persahabatan ini adalah bagian dari dari perayaan 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang, yang diberi tajuk J.League Asia Challenge 2018.
