Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio murka kepada anak asuhnya setelah Macan Kemayoran menelan kekalahan tipis 1-0 dari Bali United di Stadion Manahan Solo, Kamis (25/11) malam WIB.
Persija tidak berhasil melanjutkan momentum, mengingat sebelumnya mereka sukses mengalahkan rival abadi Persib Bandung. Akibatnya, mereka gagal memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Alessio mengakui performa Persija tidak sesuai harapan di babak pertama. Mereka tidak mendapatkan peluang berbahaya yang bisa mengancam gawang Bali United. Kondisi itu membuat Alessio marah di kamar ganti saat jeda.
“Ekspektasi saya kepada pemain tinggi setelah melawan Persib. Tapi saya tidak tahu apa yang terjadi dengan pemain. Babak pertama bermain tidak cukup baik, itu membuat kami kesulitan, dan mereka bisa mencetak gol. Kami tidak menciptakan peluang apapun,” beber Alessio.
“Saya bisa menerima apapun hasil yang diperoleh pemain di lapangan. Tim kami bisa saja kalah, tidak mencetak gol, namun semangat juang itu harus tetap ada. Itu yang tidak bisa saya terima, tidak adanya semangat juang pemain seperti [terlihat] di babak pertama.”
“Babak pertama kami bermain tidak cukup baik. Itu membuat kami kesulitan, dan mereka bisa mencetak gol. Sebelum babak kedua, saya sempat marah di ruang ganti, dan itu direspons pemain, sehingga kami bermain lebih baik di babak kedua.”
Hanya saja, penampilan yang membaik tidak diiringi dengan gol ke gawang lawan. Persija sebetulnya mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit akhir setelah sempat tertinggal gol Ilija Spasojevic di menit ke-26. Namun eksekusi penalti Marko Simic berhasil dipatahkan Nadeo Argawinata.
“Pemain berani menekan, lebih agresif, percaya diri, dan sampai akhir pertandingan kami ada peluang menyamakan kedudukan melalui penalti. Namun kami gagal, sama seperti ketika melawan Barito Putera,” sesal Alessio.
“Memang betul musim ini Persija cukup sulit mencetak gol. Saya tidak akan mencari alasan, saya sangat menyadari apa yang menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih. Ini menjadi bahan evaluasi bagi saya mengenai apa-apa saja yang akan dibutuhkan Persija di pertandingan selanjutnya.”


