Manajemen Persija Jakarta mulai merasa gerah dengan rentetan hasil mengecewakan tim Macan Kemayoran dalam sepuluh pertandingan terakhir Liga 1 2023/24, dan akan mengevaluasi kinerja jajaran pelatih.
Persija melalui sepuluh laga dengan satu kemenangan, enam imbang, dan tiga kekalahan. Kegagalan mendulang poin di kandang pada pertandingan akhir pekan kemarin membuat manajamen angkat suara.
Direktur utama Persija Ambono Janurianto mengutarakan, kekalahan 2-1 RANS Nusantara mendatangkan kesedihan dan kekecewaan di seluruh elemen tim ibukota tersebut.
“Hasil minor tersebut menjadi pukulan telak bagi Persija. Kami gagal meraih kemenangan di enam laga kandang terakhir. Selain itu, kami pun gagal menjaga kesucian partai kandang yang telah dijalani sejak musim lalu,” ujar Ambono dikutip laman resmi klub.
“Tapi, ada beberapa momen terjadi di luar kendali kami yang menyebabkan Persija tidak bisa meraih hasil positif.”
“Kami menyadari banyak aspek yang harus dibenahi di area teknis. Kondisi ini makin mempertegas bahwa evaluasi akan terus dilakukan. Mengarungi putaran kedua, manajemen Persija terus memantau kinerja Thomas Doll dan staffnya.”
“Namun [kami] akan tetap mendukung, terutama dalam komposisi pemain yang dibutuhkan. Untuk itu manajemen sudah mendapatkan kerja sama komersial baru agar hal tersebut dapat terwujud.”
Ambono menambahkan, meski mendapatkan rangkaian hasil mengecewakan, Persija tidak mengurangi target mereka untuk berada di papan atas klasemen saat musim berakhir.
“Meski Persija dalam periode negatif seperti ini, kami tekankan, motivasi untuk mengakhiri musim dengan hasil gemilang tak tereduksi. Api semangat tetap menggelora di tubuh kami, Persija,” tegas Ambono.
“Kami sadar Jakmania kecewa melihat rentetan hasil kurang memuaskan. Namun dalam kondisi yang tak baik ini, mari kita tetap bergandengan tangan, melangkah bersama, hingga saatnya kita berlari berdampingan untuk menyalip para pesaing di sisa musim yang masih panjang ini.”


