Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Philipp Lahm, Bayern Wolfsburg, 29042017Getty Images

Minim Gol, Satu-Satunya Penyesalan Philipp Lahm


OLEH    SANDY MARIATNAIkuti di twitter

Philipp Lahm mampu menutup kariernya dengan sebuah gelar pamungkas, yakni Bundesliga Jerman, yang didapat setelah Bayern Munich menang telak 6-0 atas Wolfsburg, Sabtu (30/4).

Kemenangan itu membuat perolehan poin Bayern di puncak klasemen Bundesliga sudah tidak terkejar oleh RB Leipzig meski musim masih menyisakan tiga partai. Itu adalah gelar ke-21 yang diraih Lahm di sepanjang kariernya dan menjadi gelar terakhirnya sebelum pensiun pada akhir musim ini.

SIMAK JUGA: Bayern Juara Dengan Pesta Enam Gol

Meski demikian, Lahm mengaku masih punya sedikit penyesalan, yakni catatan golnya yang minim. Semasa berkarier di level klub dan timnas, sang full-back telah mencatatkan lebih dari 750 penampilan dengan total 27 gol. Namun, ia masih kurang puas dengan jumlah gol itu.

“Delapan trofi Bundesliga, 21 gelar. Oke, itu adalah hal yang bagus. Tapi, berapa jumlah gol saya? Seharusnya bisa lebih baik lagi,” kata Lahm seusai memimpin Bayern menggilas Wolfsburg.

Philipp Lahm, Bayern Wolfsburg, 29042017Getty Images

“Memenangi Bundesliga bukanlah sesuatu yang mudah. Saya harus menikmati pekan-pekan terakhir saya di klub. Di laga terakhir [melawan Freiburg], akan ada penghormatan untuk saya. Banyak orang akan datang ke stadion, termasuk keluarga dan teman saya.”

“Ada banyak hal yang berkesan dalam karier saya. Titel Bundesliga pertama saya, misalnya, adalah gelar yang tidak akan pernah saya lupakan. Tetapi yang paling spesial selama ini adalah bisa bekerjasama dengan rekan setim, pelatih, dan mentor,” jelasnya.  

Lahm juga menegaskan bahwa ia tidak menyesal dengan keputusan pensiun dini yang diambilnya di usia 33 tahun. “Saya bisa merasakannya, saat latihan dan saat bertanding. Ini adalah keputusan yang tepat,” imbuhnya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google