LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Kendati tidak melesakkan gol ketika mengalahkan PSIS Semarang 1-0 dalam pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (4/5) malam WIB, pelatih Arema FC Milomir Seslija cukup puas dengan penampilan Sylvano Comvalius.
Seslija memainkan Comvalius untuk mengukur kondisi pemain berpaspor Belanda itu di sebuah pertandingan. Comvalius dianggap tidak mengecewakan, meski hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran. Gol semata wayang Arema dilesakkan Johan Ahmat Farizi melalui tendangan bebas.
“Hasil ini kurang memuaskan pihak yang ingin banyak gol. Saya kira ini wajar, karena kami baru saja menjalani latihan fisik yang berat dan recovery. Ke depan kami berusaha memperbaikinya. Comvalius memuaskan, dan dia akan semakin membaik. Tidak mudah bagi dia di laga perdana setelah melakukan adaptasi,” beber Milo.
“Saya memang sudah tahu lawan yang ke sini akan menumpuk banyak pemain di belakang, kemudian menyerang dengan serangan balik. Saya pikir permainan kami sudah sangat bagus dengan gol cepat dari tendangan bebas. Jafri adalah pelatih bagus, dia memiliki filosofi permainan yang menyulitkan kami.”
Sebelum melakoni uji coba, Arema terlebih dulu memperkenalkan 30 pemainnya dan jersey musim 2019 dalam kegiatan bertajuk Equality Is Blue yang digelar sejak sore hari. Arema memperkenalkan tiga jersey yang produksi Munich X. Jersey berwarna biru untuk laga kandang, serta putih dan emas untuk kedua dan ketiga.
“Jersey ibarat jubah. Jubah identik dengan perjuangan dan kemenangan. Harapannya, jersey ini tidak hanya membawa kemenangan bagi tim, tapi juga keberuntungan bagi seluruh eleman Arema, baik juga untuk Aremania, manajemen, dan simpul-simpul bisnis Arema ke depannya” papar media officer Sudarmaji. (gk-48)
Goal Indonesia