AC Milan berharap bisa mempermanenkan bek sentral Fikayo Tomori dari Chelsea di musim panas nanti. Meski demikian, sebuah syarat cukup berat dipatok oleh Chelsea.
Syarat dari Chelsea itu adalah, Milan tidak diizinkan melakukan negosiasi soal harga untuk mempermanenkan Tomori, yakni sebesar £26 juta atau sekitar €30 juta.
Tomori berkembang menjadi pemain yang bermain reguler di Milan sejak dipinjam dari Chelsea pada Januari lalu. Dari hanya mencatatkan empat penampilan bersama Chelsea di paruh pertama musim ini, Tomori kini sudah melakoni 11 laga bersama Rossoneri.
Meski belum melakukan pembicaraan resmi dengan Chelsea soal Tomori, Milan tampak puas dengan perkembangan bek 23 tahun asal Inggris itu dan ingin mengakuisisi.
Namun di satu sisi, mengetahui pemain pinjamannya bermain bagus, Chelsea tidak mau memberikan diskon atau bentuk kompromi lainnya kepada Milan. Mau tak mau, Milan harus membayar £26 juta secara penuh kepada Chelsea demi Tomori.
Chelsea tentu ingin segera mendapat kepastian soal masa depan Tomori agar sang bek bisa dimasukkan atau dicoret dalam proyeksi jangka panjang lini belakang The Blues.
Saat ini, lini belakang Chelsea memang sedang bagus-bagusnya sejak ditangani Thomas Tuchel dengan mampu mencatatkan 12 clean sheet dari 14 laga terakhir. Namun, masa depan bek-bek mereka masih belum terjamin.
Antonio Rudiger, Andreas Christensen, dan Cesar Azpilicueta masih belum memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada musim panas 2022. Sementara itu, kontrak dengan Thiago Silva akan berakhir pada musim panas 2021 dan berpotensi diperpanjang satu tahun.
Langkah lain yang bisa ditempuh Chelsea untuk mempersolid pertahanan mereka adalah memulangkan bek-bek pinjaman mereka seperti Tomori (Milan), Marc Guehi (Swansea City), Malang Sarr (Porto), hingga Matt Miazga (Anderlecht).
Selain itu, Chelsea tentu saja juga memiliki semua sumber daya untuk membeli bek sentral baru di musim panas nanti. Duo Bayern Munich, David Alaba dan Niklas Sule, jadi nama yang sering dikaitkan dengan Chelsea. Begitu halnya dengan Ibrahima Konate (RB Leipzig) dan Jose Gimenez (Atletico Madrid).




