imago-sport-1077862642.jpgBuzzi

Diterjemahkan oleh

Milan Bidik Bintang Maroko untuk Gantikan Kepergian Leao

Klub Milan mempertimbangkan untuk mengontrak salah satu bintang timnas Maroko, di tengah upaya Rossoneri mencari pemain gelandang serang baru, seiring semakin dekatnya kepergian Rafael Leao pada musim panas ini.

Surat kabar Italia "Corriere della Sera" mengungkap, bahwa Milan telah menetapkan Brahim Diaz, bintang Real Madrid, sebagai kandidat untuk mengisi posisi pengatur serangan setelah gagalnya transfer pemain Yunani Konstantinos Karetsas, yang bergabung ke Borussia Dortmund dari Genk dengan nilai 33 juta euro, sementara Ethan Nwaneri pemain Arsenal dan Matias Soule pemain Roma masih menjadi opsi klub Italia tersebut.

Kepulangan Diaz berarti reuni antara pemain internasional Maroko itu dengan klub yang bersamanya ia tampil bagus antara 2020 dan 2023, di mana ia tampil dalam 124 pertandingan berstatus pinjaman, mencetak 18 gol dan menciptakan 15 gol lainnya, serta berkontribusi mengantarkan Milan meraih gelar Serie A pada 2022.

Diaz terikat kontrak yang berlaku dengan Real Madrid hingga 2027, dengan catatan bahwa Juventus juga sempat tertarik untuk merekrutnya sebelum mengalihkan pandangan ke pemain Bayer Leverkusen Karim AlayBeghovic.

Persoalan terbesar di Milan berpusat pada pemain yang mungkin harus dilepas Rossoneri, di mana masa depan Leao tetap menjadi perbincangan hangat di klub, setelah penyerang Portugal itu menjelaskan bahwa ia merasa perjalanannya yang berlangsung selama 7 tahun bersama tim telah berakhir.

Keinginan pertama Leao adalah pindah ke Liga Primer Inggris atau La Liga, namun dengan tidak adanya tawaran yang datang dari kedua kompetisi tersebut, sang pemain mulai membuka pintu untuk pindah ke Turki.

Klub Galatasaray bersiap untuk bergerak demi mengontrak sang pemain di sana, di mana tim itu memastikan satu tempat di Liga Champions Eropa, berbeda dengan rivalnya Fenerbahce.

Leao menyambut baik ide tersebut, meskipun ia menuntut gaji besar yang melampaui angka 10 juta untuk menuntaskan transfer, sementara Milan di sisi lain lebih memilih penjualan permanen dan menolak segala tawaran dalam bentuk pinjaman.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google