Bek legendaris AC Milan, Alessandro Costacurta menceritakan pengalamannya dibuat kewalahan saat mengawal superstar Barcelona, Lionel Messi.
Messi, yang kini memiliki reputasi sebagai salah satu pemain terhebat tak hanya bagi Argentina tapi juga dalam sejarah sepakbola, ternyata pernah dipandang sebelah mata oleh Costacurta ketika awal kemunculannya.
Jika dibandingkan dengan pemain terhebat Argentina lainnya, Diego Maradona, yang juga pernah dihadapi Costacurta semasa bertemu Napoli dahulu di Serie A, Messi lebih cerdik.
"Saya menghadapi Messi ketika ia baru berusia 16 tahun. Awalnya, saya melihatnya sebagai bocah dan melakukan apa yang diinginkannya," ungkap Costacurta kepada Marca, tanpa menyebut kapan dan di ajang apa momen itu terjadi.
"Setelah seperempat jam permainan, saya harus meminta Ancelotti untuk mengganti saya."
"Messi dan Maradona mirip karena sama-sama genius dalam mengekspresikan diri mereka di lapangan, tapi Messi lebih cerdik ketimbang Maradona."
"Perbedaannya adalah kami bisa melakukan 66 pelanggaran terhadap Maradona sebelum mendapat peringatan. Dengan Leo, itu berbeda, sepakbola sekarang sesuatu yang berbeda."
Costacurta, 54, pernah tampil lebih dari 650 pertandingan semasa membela Milan dan sukses tujuh Scudetto dan lima Liga Champions.




