Mikel Arteta mengatakan proses adaptasinya sebagai pelatih Arsenal berada di atas ekspektasi.
Mantan gelandang the Gunners ini menginjakkan kaki lagi ke Emirates pada Desember tahun lalu dengan modal tiga tahun menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manhcester City.
Musim lalu juru taktik berusia 38 ini sukses membawa tim ke tangga juara Piala FA, namun musim ini situasinya berbeda. Arsenal sekarang duduk di peringkat 15 klasemen sementara Liga Primer Inggris, dengan lima kemenangan dari 15 pertandingan.
Arteta mengakui harus beradaptasi dengan lingkungan barunya secepat mungkin dan berharap bisa memutar peruntungan klub.
"Saya selalu bertanya pada diri sendiri, namun sejak datang ke sini, pertama saya melakukan analisis apa yang sebenarnya sedang terjadi, apa yang bisa dan tidak dapat dilakukan," ujarnya di hadapan reporter.
"Saya telah beradaptasi lebih baik dari yang dipikirkan sebelumnya saat mengambil alih tim, karena ada sejumlah hal yang saya pikir lebih dari sekadar kualitas para pemain, kemudian ada juga hal-hal yang belum dipersiapkan."
"Jelas, kami harus beradaptasi karena pada akhirnya kami harus membuat segalanya terasa sederhana, jelas dan efisien bagi para pemain ketika memasuki lapangan."
Sebelum mengklaim kemenangan 3-1 atas Chelsea, Arsenal punya catatan negatif tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan dan Arteta menyambut gembira keberhasilan tersebut.
"Saya pikir ada pesan dari skuad ini jiga semua orang penting, semua orang ingin berkontribusi dan semua orang berguna," lanjutnya.
"Tidak peduli apakah Anda pemain muda atau senior, semua orang di sini punya kontribusi."
"Dan saya pikir ini pesan hebat untuk semua orang, jika kita dapat berharap pada mereka dan tidak meragukannya sedikitpun."
Pasukan Arteta pastinya berharap bisa membangun momentum kemenangan tas Chelsea saat menghadapi tantangan Brighton di laga terakhir 2020 dan laga pertama tahun baru lawan West Brom.




