Mikel Arteta: Granit Xhaka Bisa Jadi Contoh Mesut Ozil & Matteo Guendouzi

Terakhir diperbarui
Goal/Getty

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyebut bahwa komitmen Granit Xhaka untuk berubah bisa menjadi anutan Mesut Ozil dan Matteo Guendouzi.

Ozil dan Guendouzi masih diasingkan dari skuad Arsenal setelah masing-masing terlibat tindakan indisipliner. Karier kedua pemain itu pun terancam berakhir di London Utara.

Ozil belum dimainkan sejak “restart” kompetisi. Sementara Guendouzi belum lagi diturunkan sejak terlibat friksi dengan Neal Maupay dalam laga kontra Brighton, sebulan lalu.

Di sisi lain, Xhaka tampil bagus dalam dua laga terakhir Arsenal, yakni pada kemenangan kontra Liverpool di Liga Primer Inggris dan yang terkini lolos ke final Piala FA seusai menumbangkan Manchester City.

Padahal November lalu, masa depan Xhaka di Arsenal tampak suram seusai statusnya dicopot sebagai kapten imbas reaksi negatifnya kepada suporter saat ditarik keluar dalam laga melawan Crystal Palace di Stadion Emirates.

“Tantangan untuk Granit [Xhaka] adalah meyakinkannya bahwa masih ada tempat untuknya di sini,” ucap Arteta, Senin (20/7).

“Meyakinkan bahwa saya masih memiliki kepercayaan besar kepadanya dan bahwa segala sesuatunya dapat berbalik [berubah] dengan cepat dalam industri ini.”

“Dia harus mengirim pesan dengan benar. Pertama, dia harus percaya bahwa dia bisa melakukannya dan jika itu masalahnya, kami akan mendukungnya sampai tuntas.”

“Saya sangat senang mendengar dan merasakan reaksi dari para fans terhadapnya [Xhaka], saya pikir mereka dapat menghargai apa yang telah dilakukannya. Itu sudah masa lalu, ada banyak hal positif yang dapat diambil dari situasi sulit dan kami semua belajar dari itu.”

"Dia adalah contoh yang sangat bagus untuk pemain manapun yang berada pada posisi sulit, bahwa jika Anda bersedia, konsisten dan benar-benar ingin melakukannya, saya pikir selalu ada jalan kembali,” tambahnya.

Ditanya apakah Xhaka dapat dianggap sebagai anutan yang pas bagi Ozil dan Guendouzi saat ini, Arteta menjawab dengan normatif.

"Itu berlaku untuk setiap pemain dan setiap anggota staf,” kata Arteta.

"Jika Anda benar-benar menunjukkan [perubahan] itu maka Anda memutuskan untuk melakukan yang terbaik, bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk tim dan klub, saya pikir semua orang akan menyambut Anda.”

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Bukan hanya saya yang harus memberi lampu hijau. Anda juga perlu merasakan dukungan dari semua orang karena jika tidak, ini adalah situasi yang sangat tidak nyaman,” pungkasnya.

Terdekat, Arsenal akan melawan Aston Villa pada pekan ke-37 EPL di Villa Park, Rabu (22/7) pukul 02:15 dini hari WIB.

Arsenal—yang kini menempati peringkat kesepuluh klasemen sementara—butuh kemenangan untuk finis maksimal di urutan keenam. Sedangkan Villa perlu poin penuh untuk menjaga kans terhindar dari degradasi.