Mika Godts baru-baru ini dipanggil untuk pertama kalinya ke tim nasional Belgia, dan hal itu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi penyerang sayap Ajax tersebut. Hal itu ia ceritakan kepada Algemeen Dagblad.
Dalam pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat dan Meksiko, Godts mencatatkan menit-menit pertamanya bersama De Rode Duivels. "Sangat menyenangkan," katanya kepada AD saat mengenang periode pertandingan internasional tersebut. "Itu adalah perjalanan yang menyenangkan. Bisa bergabung dengan tim dan melakukan debut untuk negara sendiri, sungguh menyenangkan."
Di negara tetangga kita, tidak sedikit pemain hebat yang bermain di posisinya. Dengan Jérémy Doku (Manchester City), Leandro Trossard (Arsenal), dan Malick Fofana (Olympique Lyon), Belgia memiliki cukup banyak pemain sayap kiri yang luar biasa.
"Mereka termasuk pemain terbaik di negara ini, tapi saya juga menjadi pesepakbola untuk bersaing dengan pemain-pemain seperti itu," kata Godts. "Saat berlatih di level itu, Anda sudah bisa merasakan segalanya berjalan sedikit lebih cepat. Itu membuat saya menjadi lebih baik."
Godts juga tiba-tiba berada di lapangan bersama Kevin De Bruyne. "Anda bisa melihat bahwa Kevin, di usianya yang sekarang, masih memiliki kelas itu. Hal seperti itu jarang Anda temui. Mereka adalah pemain yang masih bisa saya pelajari banyak hal. Saya merasa itu sangat indah."
Ajax
Godts sendiri sedang menjalani musim yang mengesankan. Secara individu, pemain Belgia ini sudah bisa menatap kembali tahun klub yang luar biasa. Dia terlibat langsung dalam 25 gol di Eredivisie (15 gol, 10 assist). Tidak ada pemain di liga yang bisa menampilkan angka lebih baik.
Transfer musim panas tampaknya sudah di depan mata, tetapi Godts belum ingin memikirkannya. "Saya sudah sering mengatakan bahwa saya ingin tetap di Ajax. Saya selalu bermimpi meraih gelar bersama klub ini. Itu tidak akan terwujud musim ini, tapi semoga musim depan bisa."
"Di musim panas, saya akan melihat apa rencananya. Bersama tim, bersama saya. Mungkin ada beberapa hal yang akan berubah. Mungkin juga tidak. Setelah itu, saya akan mengambil keputusan," tutup penyerang sayap yang lincah itu.
