Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1083229984.jpgPro Shots

Diterjemahkan oleh

Mijnans mencuri perhatian di PSV dengan hattrick melawan mantan klubnya, Sparta

Sven Mijnans membantu PSV menaklukkan mantan klubnya, Sparta Rotterdam, pada Minggu malam lewat hattrick. Tim asal Eindhoven itu sempat tertinggal secara mengejutkan di Philips Stadion setelah blunder kiper Matej Kovár, tetapi membalikkan keadaan sepenuhnya lewat Mijnans dan Kodai Sano: 4-1. Dengan hasil itu, PSV merebut puncak klasemen Eredivisie VriendenLoterij.

Peter Bosz secara mengejutkan memulai laga dengan Ivan Perisic, Ruben van Bommel, dan Ricardo Pepi di bangku cadangan, dan melihat timnya sudah mengancam sejak awal. Pada menit ketiga, Guus Til nyaris menyambar umpan silang datar Paul Wanner di tiang jauh.

Namun, petaka datang untuk PSV setelah seperempat jam laga berjalan. Bas Kuipers mengirim bola panjang ke ruang di belakang pertahanan kepada Milan Zonneveld, lalu kiper Matej Kovar benar-benar meleset saat mencoba menghalaunya di luar gawang, sehingga penyerang Sparta itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong untuk membuat skor menjadi 0-1.

PSV tidak butuh waktu lama untuk bangkit dari kemunduran itu. Sven Mijnans sempat melihat tembakan jarak jauhnya diblok, tetapi pada menit ke-23 ia sukses menyundul bola masuk untuk menyamakan kedudukan setelah menerima umpan silang dari Esmir Bajraktarevic.

Enam menit sebelum turun minum, PSV sepenuhnya menguasai jalannya laga. Bajraktarevic mengalirkan bola kepada Kodai Sano, yang melepaskan tembakan dari sekitar 20 meter dan, lewat bantuan kiper Michael Brouwer, membawa skor menjadi 2-1.

Setelah jeda, Sparta tetap yakin bisa meraih hasil dan mendapatkan beberapa peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Kovar menebus kesalahan sebelumnya dengan menggagalkan Zonneveld mencetak gol, sementara tak lama kemudian Mitchell van Bergen melepaskan tembakan yang tipis melebar.

Bahkan setelah satu jam pertandingan, Sparta tetap berbahaya dan Kovar kembali harus melakukan penyelamatan atas sundulan keras Zonneveld. Sementara itu, Bosz melakukan perubahan dengan memasukkan Van Bommel, Pepi, dan Perisic, sedangkan di kubu Sparta mantan pemain PSV Isaac Babadi menjalani penampilan pertamanya.

Pada menit ke-74, Mijnans mengakhiri seluruh harapan kubu Rotterdam. Mauro Júnior menemukan Wanner dari sisi kiri, Brouwer sempat menepis tembakannya, tetapi Mijnans dengan sigap menyambar bola muntah untuk mencetak gol keduanya malam itu sekaligus membuat skor menjadi 3-1 melawan mantan klubnya.

Namun, ketajaman Mijnans belum berhenti sampai di situ. Pada menit ke-88, mantan pemain Sparta itu melengkapi hattrick-nya dengan tembakan terarah yang indah dari luar kotak penalti, yang membawa PSV unggul 4-1.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google