Javier Tebas Lionel MessiGetty/Goal

'Lionel Messi Tinggalkan Barcelona Gara-Gara Javier Tebas!' - Adu Mulut Joan Laporta Dengan Presiden La Liga

Presiden Barcelona Joan Laporta mengatakan presiden La Liga, Javier Tebas memiliki "obsesi sakit" dengan klubnya dan menyalahkannya atas kepergian Lionel Messi musim panas ini.

Barca tidak dapat mendaftarkan kontrak baru untuk Messi ketika kesepakatan sebelumnya berakhir di bawah batasan gaji finansial yang ketat di La Liga, yang membuatnya bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Sport, Minggu (12/9) kemarin, Tebas menyalahkan penolakan Barca atas kesepakatan investasi €2,7 miliar dengan CVC Capital Partners karena tidak mempertahankan kapten Argentina itu.

Laporta menanggapi klaim Tebas di Barca TV dan berkata: "Saya yakin komentarnya tidak pantas untuk seorang presiden liga."

"Alih-alih mencari harmoni dan pengertian, ia selalu mencari konflik dan konfrontasi. Ia memiliki obsesi sakit untuk melihat bagaimana dirinya bisa membahayakan Barca dan nilai-nilai klub, namun kami orang Catalunya sudah mengenalnya."

Laporta juga menambahkan bahwa sebenarnya Messi bisa bertahan di klub jika Tebas lebih fleksibel soal fair play.

"Ia mengatakan bahwa Messi tidak bisa bertahan di Barca, tapi ia adalah aktor utama di balik situasi itu karena semangatnya yang berlebihan," katanya. "Liga-liga lainnya lebih fleksibel [sehubungan dengan fair play] dan mampu mempertahankan pemain mereka yang paling relevan."

Tebas juga mengkritik keterlibatan Barca di Liga Super Eropa dalam wawancaranya dan mengatakan dewan klub memiliki "kompleks inferioritas" dengan presiden Real Madrid Florentino Perez.

Ia juga menambahkan bahwa kepergian Messi dari LaLiga "menyakitkan" dan mengatakan sang bintang Argentina diperlakukan lebih baik di Barca.

"Sama seperti ketika Cristiano Ronaldo, [Pep] Guardiola atau [Jose] Mourinho pergi, kami tahu bahwa suatu hari ini akan terjadi," katanya.

"Kami beruntung memiliki dua pesepakbola terbaik di dunia dalam dua tim terbaik di dunia dan La Liga mampu memanfaatkan itu dan menjadi yang terdepan di dunia."

"Mungkin kepergian Messi lebih menyakitkan karena saya pribadi menganggapnya sebagai yang terbaik dalam sejarah dan ia tidak pantas pergi seperti ini, bukan hanya dari Barca tapi dari La Liga."
Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0