'Lionel Messi Cinta Barcelona' - Capres Joan Laporta Pede Sang Bintang Bertahan

Lionel Messi Barcelona 2020-21
Getty Images
Laporta berharap bisa kembali menjadi presiden Blaugrana dan menciptakan situasi yang membuat Messi terus merasa betah.

Lionel Messi mencintai Barcelona, menurut Joan Laporta, yang merasa yakin sang superstar Argentina akan bertahan usai mengumumkan pencalonan diri sebagai presiden klub untuk kedua kalinya.

Spekulasi mengenai masa depan Messi di Camp Nou bergejolak karena akan segera memasuki enam bulan tersisa dalam kontraknya saat ini.

Pemain berusia 33 tahun itu sempat berniat untuk meninggalkan Barcelona pada Agustus lalu menyusul kekalahan memalukan 8-2 dari Bayern Munich di perempat-final Liga Champions musim lalu, namun pintu keluarnya ditutup rapat oleh Blaugrana dan La Liga.

Meski pun ia setuju bertahan di Barcelona setidaknya selama satu musim lagi, rumor kemungkinan pindah ke Manchester City atau Paris Saint-Germain pada 2021 terus membayang-bayangi performanya di lapangan pada awal kampanye 2020/21.

Presiden klub, Josep Maria Bartomeu mengundurkan diri bersama dengan dewan direksi lainnya pada Oktober setelah disalahkan atas kegagalan tim baru-baru ini, dan pemilihan presiden baru akan dilaksanakan pada 24 Januari.

Laporta, yang pernah menjabat sebagai presiden Barca antara 2003 dan 2010 mencatatkan kesukesan dan kini ingin mengulangi masa kepemimpinannya sembari membahas situasi Messi.

"Tidak ada yang bisa meragukan bahwa Messi mencintai Barcelona, dalam hubungan kami, kami saling menghormati dan mencintai," kata Lapotra dalam jumpa pers.

"Saya belum berbicara dengannya karena saya pikir tidak akan nyaman untuk berbicara tanpa memiliki kekuatan dalam mengambil keputusan, pemilihan harus dilalui, saya berharap bisa mendapatkan kepercayaan dari anggota klub untuk menjadi presiden dan kemudian saya yakin kami akan berbicara, tapi sekarang memang belum."

"Leo mencintai Barcelona."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Laporta menambahkan tentang perlunya memastikan agar Messi tetap merasa nyaman di tengah rumor transfer ke Inggris atau Prancis: "Ia tinggal di tempat di mana seluruh keluarganya nyaman dan tidak banyak yang mendorong untuk meninggalkan kota seperti ini, di sini ada kehidupan yang sangat baik untuk mereka."

"Pindah ke Paris atau Manchester?] nah, itu bukan masalah uang, namun kami harus meningkatkan kesempatan tersebut dan kami harus memberi mereka perlakuan, penghargaan dan kekeluargaan dan profesional."

"Saya pikir akan ada waktunya untuk berbicara, meski pun kalender dan dinamika seperti apa adanya, jika sebelum pemilihan, kesepakatan bisa dicapai lebih awal."

Tutup