Klub Barcelona terus melangkah maju dalam proses pemulihan ekonominya, setidaknya terkait dengan batas gaji.
Surat kabar Sport menyebutkan bahwa La Liga mengungkap pembaruan untuk musim 2026-2027, yang membuat batas maksimum gaji Barcelona meningkat dari 432,807 juta euro menjadi 582,769 juta.
Ini berarti tambahan ruang gerak hampir 150 juta euro, tepatnya 149,962 juta euro, yang mencerminkan peningkatan besar sebesar 34,6% dibandingkan dengan revisi sebelumnya.
Pada Maret lalu, setelah bursa transfer musim dingin berakhir, La Liga menaikkan batas gaji Barcelona menjadi 432,8 juta euro, dengan peningkatan sebesar 81,5 juta euro dibandingkan dengan kondisi klub pada September 2025.
Angka yang diumumkan sekarang menandai lompatan kualitatif, karena Barcelona kini memiliki batas gaji sebesar 582,7 juta euro, dan hanya diungguli oleh Real Madrid, yang muncul dalam daftar baru dengan batas sebesar 832,786 juta euro.
Atletico Madrid berada di posisi berikutnya dengan selisih besar, dengan batas sebesar 361,287 juta euro, kemudian Villarreal dengan 170,564 juta euro, dan Athletic Bilbao dengan 139,203 juta euro.
Angka ini tidak hanya terkait dengan persoalan akuntansi, tetapi juga menjadi tanda bahwa Barcelona melakukan apa yang dituntut darinya. Membaiknya batas gaji mencerminkan perkembangan kondisi ekonomi klub, dan yang terpenting, kemampuannya untuk menanggung biaya skuad yang lebih besar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh La Liga.
Hal ini berdampak langsung di atas lapangan, karena Barcelona mampu menjalani bursa transfer musim panas yang ambisius, setelah memperkuat skuadnya secara signifikan dan menambah pilihan yang tersedia bagi sang pelatih, Hansi Flick.
Merekrut pemain berlevel tinggi dan membentuk skuad yang lebih dalam tidaklah bertentangan dengan pengawasan ekonomi, melainkan sebaliknya. Batas baru yang diumumkan sekarang menegaskan bahwa klub berhasil memperkuat kekuatan finansialnya sekaligus meningkatkan kualitas tim secara olahraga.
La Liga menekankan bahwa batas maksimum biaya skuad olahraga tidak terbatas hanya pada gaji, tetapi juga mencakup variabel, kontribusi jaminan sosial, bonus, amortisasi nilai kontrak, dan sejumlah pengeluaran yang terkait dengan operasional.
Batas yang disetujui juga tidak selalu berarti bahwa klub dituntut untuk membelanjakannya secara penuh. Oleh karena itu, angka 582,769 juta euro tidak berarti Barcelona memiliki jumlah tersebut tersedia untuk dibelanjakan pada pemain-pemain baru. Namun sebaliknya, angka itu memberikan gambaran yang sangat penting tentang kemampuan ekonomi yang dimiliki klub saat ini untuk mempertahankan skuadnya.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum Kooora

