Gelandang bertahan Brwa Nouri mengaku alasannya memilih berkarir di Liga Primer Irak (IPL) bersama Zakho FC dibandingkan menunggu kepastian Liga 1 2021 disebabkan rasa frustrasi tidak bisa bermain sepakbola.
Nouri sudah berada di Zakho sejak pekan lalu, meski sampai sekarang manajemen Sons Of The Khabou belum mengumumkannya secara resmi. Namun manajemen Bali United hari ini telah menyatankan peminjaman Nouri ke peringkat enam klasemen sementara IPL 2020/21 tersebut selama tiga bulan.
Pemain berusia 34 tahun ini sebetulnya sudah memperpanjang kontrak bersama Bali United pada akhir 2021 dengan sejunlah persyaratan, diantaranya kesediaan manajemen Serdadu Tridatu meminjamkan dirinya ke klub lain jika kompetisi masih tidak ada kepastian.
Nouri pun langsung memilih bergabung ke Zakho FC setelah PSSI mengumumkan pembatalan Liga 1 2020 bulan lalu. Sedangkan nasib musim 2021 masih belum jelas, karena menanti perizinan dari kepolisian.
“Saya tahu sepakbola [di Indonesia] akan digelar lagi. Kami sudah membicarakan ini sebelum perpanjangan kontrak. Saya akan dipinjamkan [ke klub lain] jika ada perkembangan baru. Jadi saya ke sini [Zakho] untuk beberapa bulan. Saya masih ada kontrak dan kehidupan di Bali,” papar Nouri dikutip laman Expressen.
Bali United“Saya tahu Irak terdengar tidak seksi [seperti Bali]. Tapi saya tidak melihatnya dari sudut pandang itu. Saya pikir ini tetap menyenangkan, berada di level yang bagus, dan saya akan tinggal serta bermain di Kurdistan. Bagi saya, itu luar biasa.”
Nouri menambahkan, ia tidak ingin membuang waktu menunggu kepastian kompetisi di Indonesia. Menurut Nouri, di usianya sekarang sangat tidak mudah untuk menjaga kebugaran di tengah tak ada kegiatan sepakbola.
“Saya merasa telah kehilangan hidup saya selama hampir satu tahun. Saya tidak bermain sepakbola selama setahun. Ketika [musim 2020] dimulai, usia saya 33 tahun, sekarang saya sudah berusia 34 tahun. Saya butuh pertandingan sepakbola,” ucap Nouri.
Menurut pemain yang pernah merumput bersama Ostersund ini, ia kini sedang dalam proses adaptasi dengan situasi kota maupun tim barunya. Meski tidak bisa berlangsung cepat, Nouri meyakini dirinya bisa segera menyatu dengan permainan tim.
“Memang dibutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri lagi di sini. Saya harus bisa cepat beradaptasi. Tentu tidak mudah, karena saya sudah lama tidak bermain. Saya tidak punya banyak waktu lagi di sini, karena hanya bermain beberapa bulan saja,” imbuh Nouri.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!




