imago-sport-1070951625.jpgSports Press Photo

Diterjemahkan oleh

Meski Garcia Pergi, Endrick Tak Lolos dari Pembantaian Mourinho

Pemain asal Brasil, Endrick, kini masuk dalam pusaran keraguan di internal Real Madrid, setelah kelanjutan kariernya bersama Los Blancos menjadi tidak pasti, di tengah menumpuknya lini serang dan datangnya Espi dari Levante, meski Gonzalo Garcia telah pergi dalam transfer kepindahannya ke Fulham.

Informasi ini datang sesuai dengan laporan surat kabar Spanyol "AS", yang menegaskan bahwa masa depan Endrick menjadi bahan diskusi di internal Real Madrid, setelah keputusan mengenai kelanjutan kariernya bersama tim tampak sudah pasti beberapa bulan lalu.

Bulan Agustus dimulai dengan dibukanya kembali berkas Endrick, setelah sang pemain kembali menjalani latihan pada Rabu lalu, seusai masa peminjaman selama 6 bulan di Lyon, di mana ia mencetak 8 gol dan menyumbang 8 assist dalam 21 pertandingan, dengan rata-rata satu kontribusi gol setiap 102 menit.

Gambaran di hadapan Endrick tidak sepenuhnya suram, sebab menggeser Kylian Mbappe dari susunan utama tampak sebagai hal yang mustahil, tetapi persaingan tadinya mengarah pada duet yang memadukan Kylian dan Endrick di lini serang.

Selain itu, tidak tertutup kemungkinan baginya untuk mendapatkan menit bermain di posisi sayap kanan, sehingga ada beberapa jalur yang terbuka di hadapannya, meski jalur itu bukanlah jalan yang dihampari bunga mawar.

Kembali ke titik awal

Perubahan datang bersamaan dengan kedatangan Espi dalam transfer kilat, setelah manajemen Real Madrid mengangkat telepon merah pada Kamis malam lalu, dan memberikan lampu hijau untuk merampungkan transfer tersebut, hingga proses itu berubah menjadi kesepakatan yang sangat cepat.

Penyerang berusia 21 tahun dengan tinggi 1,94 meter itu bergabung dengan Real Madrid dari Levante, setelah klub membayar nilai klausul pelepasan dalam kontraknya yang mencapai 25 juta euro, sehingga transfer itu pun rampung.

Kedatangan Espi kembali menghadirkan kepadatan di lini serang, terutama karena ia memberi tim variasi taktik yang tidak dimiliki Endrick jika dibandingkan dengan Kylian Mbappe, yakni dalam faktor tinggi badan.

Peminjaman baru

Pertanyaan yang mengemuka saat ini berkaitan dengan masa depan Endrick, sebab klub secara praktis menyingkirkan gagasan untuk menjualnya, sementara skema peminjaman kembali tampaknya menjadi opsi yang lebih disukai, yang merupakan jalur yang sama yang tengah dirancang untuk Franco Mastantuono.

Para petinggi Real Madrid dan pelatih Jose Mourinho belum mengambil keputusan final terkait Endrick, yang berkeinginan untuk bertahan, tetapi mulai merasakan sejumlah keraguan, dan itu adalah keraguan yang logis ketika menilai masa depan di hadapannya.

Kontrak Endrick dengan Real Madrid berlaku hingga tahun 2030, sehingga setiap langkah terkait masa depannya akan membutuhkan negosiasi. Real Madrid jelas perlu memangkas daftar pemain tim, setelah kini memiliki 24 pemain di tim utama, dengan masih adanya kebutuhan untuk merampungkan dua transfer, yaitu Diomande dan Rodrygo, yang berarti sejumlah pemain harus pergi.

Meski sorotan tertuju pada nama-nama lain seperti Asensio dan Camavinga, kemungkinan hengkangnya Endrick juga masih tetap ada.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google