OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, meminta PSSI mencari sendiri tempat untuk dijadikan kantornya. Ini lantaran, ia menyebutkan pihaknya belum menemukan lokasi yang cocok.
Padahal, pada akhir Januari 2017, pemerintah berjanji bakal membangun kantor untuk induk sepakbola nasional tersebut. Hal ini terjadi setelah PSSI melakukan rapat terbatas (ratas) dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Dalam ratas tersebut Jokowi, memperintahkan Kementerian terkait membangun kantor PSSI jadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara. Ini karena ia tak habis pikir federasi sepakbola Timor Leste dan Afganistan memiliki gedung yang lebih bagus dari PSSI.
Namun, setelah setahun, kantor yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi. Tentu ini menimbulkan pertanyaan karena instruksi orang nomor satu di Tanah Air tersebut sudah jelas sekali.
"Sampai sekarang masih belum ada, masing-masing cabor [cabang olahraga] berkantor sendiri. Itu ada bantuan operasional untuk kantor cabor, jadi mestinya PSSI cari kantor sendiri dan nantinya dibantu pemerintah," ucap Imam.
Saat ini PSSI berkantor di gedung Gran Rubina, Kuningan. Itu setelah kantor mereka yang sebelumnya berada di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tidak dapat dipakai akibat proses renovasi Asian Games 2018.
