Menpora Zainudin Amali - Iwan Bule PSS - Cucu SoemantriPSSI

Menpora Minta PSSI & Shin Tae-Yong Sudahi Perang Omongan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengaku tidak mau mencampuri persoalan PSSI dengan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. Ia, hanya berpesan agar masalah tersebut dapat diselesaikan secara baik.

Hubungan tidak harmonis sedang terjadi antara Tae-yong dengan PSSI. Curahan hati sosok berusia 51 tahun itu kepada media Korea Selatan, tentang keadaan federasi sepakbola nasional tersebut jadi pemicunya.

Tae-yong menyebut PSSI secara sepihak mengubah kebijakan tanpa lebih dulu meminta persetujuannya. Ia juga berkomentar kepergian Ratu Tisha dari posisi sekjen PSSI serta keinginan membawa timnas Indonesia U-19, melaksanakan pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan.

Hanya saja PSSI menolak permintaan Tae-yong untuk menggelar TC di Negeri Gingseng. PSSI menginginkan eks juru formasi Seongnam Ilhwa Chunma tersebut datang ke Tanah Air, untuk memimpin TC.

Dikhawatirkan persoalan tersebut membuat persiapan timnas Indonesia U-20 menuju Piala Dunia U-20 tahun depan di Tanah Air terganggu. Hal itu karena Tae-yong, yang bertanggungjawab mengomandoi skuad tersebut. 

"Persiapan yang ditekankan oleh presiden [Joko Widodo] yaitu sukses penyelanggaraan dan sukses tim nasional. Pemerintah bertugas mendukung," kata Zainudin dikutip dari laman resmi Kemenpora.

Ketum PSSI Moch. Iriawan (kiri) dan Menpora Zainudin AmaliAlvino Hanafi

"Oleh karena itu jika ditanya terkait berita antara PSSI dan kami memantau perkembanganya, yang berkontrak itu bukan pemerintah dan pelatih, melainkan PSSI dan pelatih, jadi silahkan diselesaikan dengan baik, jangan perang omongan," Zainudin menambahkan.

Politikus partai Golkar tersebut menyatakan PSSI harus fokus untuk menyiapkan Piala Dunia U-20. Pihaknya selalu mendukung segala keputusan yang diambil organisasi yang kini dipimpin Mochamad Iriawan tersebut.

"Ini memang pertaruhan besar buat kita, menjadi tuan rumah ini adalah tugas utama kita yang waktu itu juga mendapat jaminan dari kementerian dan lembaga lain Indonesia. Karena jaminan inilah kita akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 nanti," ujarnya.

"PSSI sebagai federasi cabang olahraga sepakbola kami berikan kesempatan untuk konsentrasi membentuk Timnas Indonesia. Kita mendukung tapi tidak mau masuk terlalu dalam, kalau pemerintah masuk terlalu dalam nanti dinilai intervensi karena ada statuta FIFA. Sejak menjadi Menpora, omongan ini yang konsisten saya pertahankan," ia menambahkan.

Iklan
0