Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, sudah mengasih daftar pemain keturunan kepada PSSI. Tujuannya adalah untuk membantu timnas Indonesia U-17 dalam persiapan menuju Piala Dunia U-17 2023.
Dalam daftar yang diserahkan kepada PSSI, ada 30 pemain keturunan. Dari jumlah tersebut 17 nama di antaranya sudah memiliki paspor Indonesia.
Dito mengaku keputusan dipanggil atau tidak pemain keturunan tersebut sepenuhnya kewenangan Bima Sakti selaku pelatih timnas Indonesia U-17. Ia cuma sekadar mengasih pilihan tambahan buat memilih penggawa Garuda Muda.
"Terkait pemain keturunan kami dari database yang sudah dikumpulkan Kemenpora di bawah departemen diaspora itu sudah diberikan kepada PSSI dan langsung diberikan kepada coach Bima," kata Dito di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (7/7).
"Kami telah mendata sementara ada 17 yang berpaspor Indonesia, sisanya ada sekitar 13 lagi belum berpaspor. Tapi kami akan tetap berikan agar menjadi opsi coach Bima menyeleksi potensi para atlet muda diaspora yang ada untuk timnas U-17 ini," Dito menambahkan.
Tidak banyak waktu untuk timnas Indonesia U-17 melakukan persiapan jelang tampil di Piala Dunia U-17. Ajang tersebut bakal dilangsung di Tanah Air pada 10 November sampai 2 Desember mendatang.
Timnas Indonesia U-17 berhak berlaga di Piala Dunia U-17 karena status tuan rumah. FIFA menunjuk Indonesia menggantikan Peru yang mengundurkan diri.
