Ketum PSSI Moch. Iriawan (kiri) dan Menpora Zainudin AmaliAlvino Hanafi

Menpora Berusaha Timnas Indonesia Dapat Prioritas Vaksin Sinovac

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, berupaya skuad timnas Indonesia di segala kategori menjadi prioritas penerima vaksin sinovac. Hal tersebut karena sejumlah ajang internasional bakal dilakoni pasukan Merah Putih.

Sepanjang tahun ini, timnas Indonesia di semua level telah memiliki jadwal pertandingan. Mulai dari Piala Asia U-16, Piala Asia U-19, sisa kualifikasi Piala Dunia 2022, hingga SEA Games.

Maka dari itu, Zainudin bakal memperjuangkan timnas Indonesia untuk mendapatkan vaksin. Langkah tersebut untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona karena penyebarannya masih belum berhenti.

 "Kami upayakan prioritaskan, yang menentukan itu segera itu yang disegerakan akan diikuti. Kami akan serahkan datanya kepada pihak Kemenkes, tentu akan membaca yang sudah mencantumkan kapan dibutuhkan, kapan akan bertanding," kata Zainudin.

Penyuntikan vaksin sinovac telah dilakukan hari ini (13/1). Presiden RI Joko Widodo, menjadi orang pertama penerima vaksin yang berasal dari Tiongkok tersebut.

Pemerintah Indonesia, memastikan seluruh warga berhak mendapatkan vaksin tersebut. Hanya saja, mesti sabar menunggu giliran karena penyuntikannya dilakukan secara bertahap.

Ketum PSSI Moch. Iriawan (kiri) dan Menpora Zainudin AmaliAlvino Hanafi

"Pihak Kemenkes yang akan menentukan waktunya. Kami tidak bisa menentukan, memang priorotas awal tenaga kesehatan. Tapi ada kebutuhan atlet dan ofisial yang akan bertanding. Bukan cuma timnas U-16, U-19 , dan U-23 saja," ujarnya.

Ada empat kelompok dalam vaksinisasi virus corona. Kelompok pertama diperuntukan untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan. 

Kelompok kedua, terbagi menjadi dua sub kategori penerima vaksin yakni petugas publik dan lansia. Sementara kelompok ketiga buat masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Sementara kelompok keempat untuk masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin. Total pemerintah Indonesia sudah memesan 3 juta dosis vaksin sinovac.

Adapun untuk tahapan waktu, penyuntikan kelompok satu dan dua ditargetkan pada Januari hingga April 2021. Kemudian kelompok ketiga dan keempat dijadwalkan April 2021 sampai dengan Maret 2022.

Iklan
0