Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, tak dapat berkomentar banyak terkait aksi kurang terpuji yang dilakukan Gubernur Kalimntan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran. Menurutnya, hal tersebut di luar kewenangannya.
Tindakan tak etis dilakukan Sugianto saat menonton pertandingan Kalteng Putra melawan Persib Bandung, dalam lanjutan Liga 1 2019. Ketika itu, ia melempat botol minuman ke arah lapangan.
Sugianto merasa emosi atas keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Patrich Wanggai. Hukuman tersebut diberikan setelah penyerang Kalteng Putra itu menendang perut bek Persib Achmad Jufriyanto.
Tak sampai di situ saja, Sugianto juga memarahi Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul Siregar. Ia merasa tidak senang mendapat teguran setelah melempar botol tersebut.
"Ya saya kira itu urusan pak Mendagri [Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian]. Saya tak mau masuk terlalu dalam di sana. Saya kira Mendagri sudah lakukan komunikasi," ucap Zainudin di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (4/11).
"Saya meyakini pak Mendagri bisa mengatasi itu. Karena dia gubernur. Kalau olahraga saya serahkan kepada PSSI," tambah politikus partai Golkar tersebut.
Dalam pertandingan itu Kalteng Putra, harus mengakui keunggulan Persib. Pasukan Gomes de Oliveira tersebut menyerah dua gol tanpa balas di Stadion Tuah Pahoe, 1 November 2019.
