Jepang melambungkan harapan tinggi untuk bisa meraih medali dengan status mereka sebagai tuan rumah Olimpiade 2021. Dalam sejarahnya, Jepang belum pernah bisa meraih medali emas pada Olimpiade.
Pencapaian terbaik mereka adalah merengkuh medali perunggu, dan itu sudah lama terjadi, tepatnya pada 1968, ketika Jepang mengalahkan tuan rumah Meksiko pada perebutan medali perunggu, dengan skor 2-0.
Kini, Jepang sudah melaju hingga babak semi-final dan akan menghadapi Spanyol. Sebelumnya Takefusa Kubo dan kolega mengalahkan Selandia Baru pada babak perempat final, yang ditentukan melalui adu penalti.
Kubo mungkin menjadi nama terpopuler untuk tim Matahari Terbit sepanjang Olimpiade ini, karena reputasinya sebagai salah satu aset raksasa Spanyol, Real Madrid. Namun, bagaimana J.League berperan pun layak dapat apresiasi.
Ada 12 pemain yang bermain di J.League, atau kompetisi domestik Jepang, di dalam skuad Olimpiade saat ini. Maka, inilah mereka para pemain aktif J.League dalam skuad Jepang Olimpiade 2021.
Kiper
1. Keisuke Osako - Sanfrecce Hiroshima
Seluruh kiper Jepang pada skuad Olimpiade bermain di J.League, Osako masih berusia 22 tahun dan sempat membela timnas Jepang senior pada Copa Amerika 2019. Ia merupakan kiper utama di level klub, dengan membela Sanfrecce Hiroshima.
2. Kosei Tani - Shonan Bellmare
Usia 20 tahun namun Kosei Tani bakal menjadi aset penting Jepang di masa mendatang, apalagi setelah pada Olimpiade ini mampu menjadi pilihan utama di posisi tersebut. Pada fase grup, hanya Meksiko yang bisa menjebol gawang Tani (1).
3. Zion Suzuki - Urawa Red Diamonds
Suzuki adalah kiper masa depan Jepang, usianya kini masih 18 tahun. Cukup unik karena Zion memiliki darah Ghana dari ibunya, dan ia sendiri lahir di Amerika Serikat. Untuk level klub, bersama Urawa Reds ia mencatatkan 11 penampilan musim ini.
(C)Getty imagesBelakang
4. Hiroki Sakai - Urawa Red Diamonds
Hiroki Sakai punya nama besar di negara asalnya, dan terpilih mengisi slot pemain senior untuk skuad Olimpiade Jepang saat ini. Pemain 31 tahun ini punya pengalaman Eropa, di Jerman bersama Hannover 96, dan Prancis membela Marseille. Kini, ia bermain untuk Urawa Reds.
5. Reo Hatate - Kawasaki Frontale
Bermain untuk Kawasaki Frontale sebagai bek kiri, Reo diandalkan di J.League, Liga Champions Asia, mau pun Piala Super Jepang. Permainan solid diperlihatkan Reo ketika Jepang mampu melumat Prancis dengan skor telak 4-0.
6. Koki Machida - Kashima Antlers
Koki Machida jadi bek tengah pelapis di tim ini, ia baru bermain sekali, masuk pada menit ke-85 pada laga pertama lawan Afrika Selatan. Di level klub, musim ini ia adalah andalan Antlers dengan bermain 20 kali di J1 League, ditambah dua penampilan di Piala J.League.
7. Ayumu Seko - Cerezo Osaka
Bek tengah cadangan lainnya di timnas U-24 Jepang dan belum bermain di Olimpiade, kalah bersaing dengan pemain-pemain Eropa seperti Maya Yoshida hingga Takehiro Tomiyasu. Tapi di Cerezo, ia bermain 17 kali musim ini, dengan detail 11 laga di J1 League, Liga Champions Asia empat, dan Piala Kaisar sekali.
(C)Getty ImagesTengah
8. Kaoru Mitoma - Kawasaki Frontale
Kaoru Mitoma adalah salah satu bintang paling bersinar saat Kawasaki Frontale tiga kali juara dalam empat musim terakhir J1 League. Tapi di skuad Olimpiade, sinarnya kalah dari pemain di level Eropa seperti Takefusa Kubo, Ritsu Doan, hingga Koji Miyoshi.
9. Yuki Soma - Nagoya Grampus
Pemain sayap kiri andalan Nagoya Grampus, ia sudah bermain 19 kali di J1 League musim ini, mencetak dua gol dan dua asis. Sementara pada Olimpiade ini, ia mencatatkan tiga penampilan, dan dua di antaranya sebagai pemain pengganti.
(C)Getty ImagesDepan
10. Daizen Maeda - Yokohama F. Marinos
Penyerang berkepala plontos ini salah satu yang tertajam di J1 League, sudah mencetak 10 gol dalam 19 laga bersama Marinos. Di Olimpiade, ia juga mencetak satu gol saat masuk sebagai pemain pengganti kontra Prancis di laga ketiga grup.
11. Ayase Ueda - Kashima Antlers
Berusia 22 tahun, Ayase Ueda digadang punya masa depan cerah. Bersama Kashima Antlers ia sudah menjadi pilihan utama di posisi nomor sembilan, dengan catatan 11 gol dari 17 penampilan. Sementara pada Olimpiade ini, ia kerap jadi pemain pengganti.
12. Daichi Hayashi - Sagan Tosu
Penyerang utama Samurai Biru saat memulai Olimpiade Tokyo 2020. Ia jadi starter dalam dua laga awal babak grup, meski belum bisa mencetak gol dan selalu ditarik keluar sebelum laga usai. Hayashi baru mencetak empat gol dari 20 laga bersama Sagan Tosu di J1 League musim ini.
©Kenichi Arai

