Asensio Real Madrid 2021Getty

Menang Lawan Atletico Madrid, Real Madrid Bakal Juara La Liga Spanyol?

Fans Real Madrid mungkin terpikir untuk menghapus tulisan di spanduk lama, yang tertulis, "Wanted. Rival yang layak untuk derby yang baik."

Mereka mengejek Atletico Madrid dengan tulisan itu sepuluh tahun yang lalu di Santiago Bernabeu, tapi yang didapat justru lebih dari yang mereka perkirakan, dengan Los Rojiblancos memenangkan gelar dua kali dalam dekade berikutnya, sementara Madrid tiga gelar.

Madrid juga didekati Atletico di final Liga Champions 2014 dan 2016, meski El Real akhirnya menang masing-masing di perpanjangan waktu dan adu penalti.

Atletico datang ke derby Madrid pada Senin (13/12) dini hari WIB, sebagai juara bertahan, tapi untuk pertama kalinya sejak spanduk itu dipajang, tetangga mereka yang lebih terkenal sebagai tim paling dominan di Spanyol, tampaknya tanpa lawan yang 'layak'.

Real Madrid membuktikan itu dengan memberikan pukulan yang mematikan, tidak hanya mengalahkan Atletico dengan skor 2-0 pada akhir pekan lalu, tapi juga pada perburuan gelar La Liga yang lesu.

Pasukan Carlo Ancelotti itu perkasa di puncak klasemen sementara La liga dengan kini unggul jauh dari para rival. Mereka berjarak delapan poin dengan Sevilla, yang ada di urutan kedua dengan menyimpan satu pertandingan, dan sembilan angka dengan Real Betis,yang ada di peringkat ketiga.

Real Madrid unggul 13 poin atas Atletico, yang ada di urutan keempat dengan menyimpan satu pertandingan di tangan. Mereka bahkan unggul jauh 18 angka dari Barcelona, rival abadi, yang juga baru memainkan 16 laga.

Sebelum pertandingan dimulai, Vinicius Junior mendapat penghargaan dan pemain asal Brasil itu menjadi tokoh kunci dalam perjalanan Madrid ke puncak klasemen. Di pertandingan lawan Atletico, ia membuat dua assist untuk gol yang dicetak Karim Benzema pada menit ke-16 dan Marco Asensio pada menit ke-57.

Meski Sevilla dan Real Betis muncul sebagai pesaing bagi Real Madrid, namun mereka sudah lama puasa gelar. Sevilla terakhir juara pada 1946, sedangkan Betis pada 1935.

Benzema Real Madrid Atletico Madrid LaLigaGetty Images

Kita mungkin terkejut dengan performa Barcelona pada musim ini. Selain mendekam di papan tengah La Liga, pasukan Xavi Hernandez itu sudah tersingkir di fase grup Liga Champions.

Perbedaan besar antarpenantang gelar di La Liga rupanya telah terungkap di Liga Champions.

Setelah kekalahan yang mengejutkan di tangan tim kecil, Sheriff, di pertandingan pembuka, Madrid kemudian meraih lima kemenangan dari lima laga tersisa di Grup D. Anomali itu rupanya juga terjadi di La Liga. Setelah kalah dari Espanyol, mereka melakukan periode refleksi diri, dan kemudian tidak pernah menoleh ke belakang sejak itu.

Real Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 di El Clasico di Camp Nou, dan mereka kini sudah menjalani sepuluh kemenangan beruntun di berbagai ajang kompetisi. Mereka adalah satu-satunya tim spanyol yang saat ini bisa mengklaim untuk bersaing dengan elite Eropa.

"Kami akan memiliki tiga poin, kemudian akan ada pertandingan-pertandingan lain, momen-momen lain, dinamika-dinamika lain pada musim ini. Saya tidak ingin memebri tekanan lebih pada pertandingan ini," ujar Ancelotti jelang laga, meski tidak tidak dipungkiri keunggulan Madrid hingga saat ini.

Atletico, sebaliknya, melaju ke babak 16 besar dengan susah payah, dalam duel menegangkan lawan Porto.

Diego Simeone Atletico Madrid GFX Getty Images

Pasukan Diego Simeone itu berada dalam krisis identitas, tidak yakin apakah mereka adalah tim yang harus memainkan sepakbola yang atraktif dan mendominasi permainan, atau menikmati peran underdog yang telah mereka bikin sendiri begitu lama. Dalam 30 menit terakhir lawan Porto, mereka berusaha keras dalam bertarung dan berhasil dengan efek yang luar biasa.

Sementara itu, Sevilla turun ke Liga Europa setelah kalah bersaing dengan Lille dan RB Salzburg, dan Barcelona akan bermain di kompetisi itu untuk pertama kalinya sejak berganti nama, dengan hanya mencetak dua gol di fase grup Liga Champions.

Dengan situasi tersebut, Real Madrid seperti bersaing sendirian di puncak La Liga Spanyol dan paling berpeluang untuk menjadi juara.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0