Henk ten Cate memperingatkan agar tidak melakukan perubahan radikal pada tim nasional Belanda setelah kegagalan di Piala Dunia. Pelatih yang sudah pensiun itu, misalnya, berpendapat bahwa Memphis Depay belum bisa sepenuhnya dianggap habis.
''Kami memang jarang melihat penampilan Memphis di turnamen ini, tapi di usianya yang 32 tahun, dia seharusnya masih bisa berkontribusi. Meskipun saya bertanya-tanya apakah dia akan berkembang jauh lebih baik di liga Brasil,'' demikian penilaian Ten Cate dalam wawancara dengan Voetbal International.
Ten Cate menyarankan Memphis untuk meninggalkan Corinthians dan kembali ke Eredivisie. “Jika Memphis kembali bermain di Belanda, mungkin dia bisa kembali ke performa terbaiknya. Performa di mana dia pernah sangat berarti bagi Oranje. Mungkin itu bisa menjadi ide baginya.”
Fakta bahwa Memphis sering dikritik habis-habisan oleh media dan penggemar sepak bola membuat Ten Cate kesal. “Dia adalah salah satu pemain berpengalaman yang terlalu mudah disingkirkan. Itu yang mengganggu saya.”
Mantan pelatih yang pernah bekerja di Ajax, Chelsea, dan FC Barcelona ini, meskipun Piala Dunia berjalan mengecewakan, tetap melihat timnas Belanda sebagai tim yang berpotensi. “Saya tidak mengerti mengapa sekarang harus mengganti pemain. Sama sekali tidak. Ini adalah kelompok pemain yang bagus. Tidak perlu langsung melakukan perombakan besar-besaran setelah turnamen yang mengecewakan. Itu hanya omong kosong yang mudah diucapkan dari kejauhan.”
Ten Cate menarik perbandingan dengan dua nama terbesar di dunia sepak bola. “Cristiano Ronaldo bukan lagi Cristiano seperti sepuluh tahun lalu. Namun, dia tetap penting bagi Portugal. Messi juga mengalami hal yang sama di Argentina. Kita harus berhati-hati dalam begitu cepat mengesampingkan orang-orang.”
“Sebutkan saja pemain yang lebih baik daripada para pemain yang masuk dalam skuad Oranje di Piala Dunia ini. Saya masih belum melihat bek tengah yang lebih baik daripada Van Dijk,” tutup Ten Cate.
