Memphis Depay bermain selama satu babak bersama Corinthians pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, saat tim tersebut kalah 0-2 dari Platense asal Argentina di Copa Libertadores. Ini berarti penyerang tersebut kembali mendapatkan menit bermain sebelum bergabung dengan tim nasional Belanda dan pelatih kepala Ronald Koeman pada Sabtu mendatang.
Memphis kembali bermain bersama Corinthians pada Minggu, setelah absen selama lebih dari dua bulan. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Belanda itu bermain selama setengah jam dalam pertandingan kandang yang dimenangkan 1-0 melawan Atlético Mineiro.
Kembalinya Memphis sebagai starter tidak menginspirasi Corinthians untuk menorehkan prestasi gemilang. Platense justru menang 0-2, berkat dua gol dari Franco Zapiola. Penyerang sayap kiri itu mencetak gol dari tendangan penalti dan memanfaatkan kekacauan di lini pertahanan lawan setelah jeda dengan tendangan yang terukur.
Saat itu, Memphis sudah tidak berada di lapangan. Penyerang (32) itu digantikan oleh Zakaria Labyad pada babak istirahat. Meskipun kalah, Corinthians tetap memuncaki Grup E dengan 11 poin dan memastikan lolos ke babak 16 besar Copa Libertadores.
Corinthians masih akan bertanding melawan Grêmio pada Sabtu, namun Memphis tidak akan ikut serta. Ia akan segera bergabung dengan timnas Belanda untuk pemusatan latihan. Setelah itu, akan ada laga persahabatan melawan Aljazair (3 Juni) dan Uzbekistan (8 Juni).
Sementara itu, klub papan atas Brasil ini berharap Memphis akan memperpanjang kontraknya yang berakhir pada 31 Juli. Menurut media di negara juara dunia lima kali tersebut, ada optimisme mengenai kesepakatan baru untuk pemain asal Belanda itu.
Memphis berbicara di zona campuran setelah pertandingan mengenai masa depannya di Corinthians. ''Saya sudah cukup banyak bicara dan bertindak. Semua orang tahu apa yang saya inginkan. Saya mencintai Corinthians dan ingin tetap di sini. Tapi itu tidak mudah.''
Memphis, yang bergabung pada tahun 2024, merasa bahwa ia belum selesai di Brasil. ''Saya merasa akan tetap di sini. Dua tahun terakhir berlalu begitu cepat. Saya datang ke sini dengan sebuah tujuan. Namun, begitu banyak hal yang terjadi sehingga tujuan itu pun berubah. Corinthians harus menunjukkan ambisi. Ini adalah klub besar dan layak mendapatkan lebih, terutama para pendukungnya.''




