Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1082361910.jpgPropaganda Photo

Diterjemahkan oleh

Media Inggris memuji setinggi langit Cody Gakpo: 'Liverpool mencegah blunder yang tak terbayangkan'

Cody Gakpo dan Alexander Isak membuat media Inggris tergila-gila setelah kemenangan 2-0 Liverpool atas Ipswich Town. Penyerang Swedia itu memborong kedua gol, sementara Gakpo dua kali berperan sebagai pemberi assist dan dengan itu menegaskan mengapa Liverpool patut bersyukur transfernya ke Manchester City tidak terwujud.

Bahwa Gakpo masih berada di Anfield sama sekali bukan sesuatu yang pasti beberapa hari sebelumnya. Penyerang Timnas Belanda berusia 27 tahun itu di benaknya sudah menjadi pemain Manchester City, tetapi transfer senilai hampir 100 juta euro termasuk bonus batal pada saat-saat terakhir setelah Liverpool berubah pikiran. Gakpo, menurut Algemeen Dagblad, sangat kecewa dan marah dengan jalannya situasi itu, setelah sepanjang musim panas berkali-kali diberi tahu bahwa ia boleh pergi lalu ternyata tidak jadi.

Tak ada tanda-tanda itu pada Jumat malam ketika Gakpo memberi dua assist luar biasa untuk Isak saat menghadapi Ipswich. The Daily Mail menyoroti besar penampilan striker Swedia tersebut dan memasang judul “Alexander the Great”. “Liverpool bermain begitu memukau pada babak pertama di Portman Road sehingga Anda hampir lupa bahwa rekrutan utama mereka sedang melakukan pemanasan di bangku cadangan,” tulis surat kabar itu, merujuk pada Bradley Barcola.

Penyerang yang didatangkan dari Paris Saint-Germain seharga 144 juta euro itu melihat dari pinggir lapangan bagaimana Isak dan Gakpo menyakiti Ipswich. “Alexander Isak mengambil kendali dengan dua gol dalam sembilan menit pertama. Lini depan bersama Gakpo dan Munoz memberi Ipswich berbagai macam masalah.”

Untuk Gakpo, The Daily Mail juga melontarkan pujian. “Serangan Liverpool menakutkan. Gakpo terlihat seperti terlahir kembali. Rumput tidak selalu lebih hijau di seberang sana dan Gakpo kini tampak lagi seperti Flying Dutchman yang semua orang tahu bisa ia perlihatkan,” bunyinya.

BBC lebih banyak menyoroti Isak, yang selama 12 bulan pertamanya di Anfield kerap bergelut dengan cedera. “Ia memanfaatkan lingkungan yang sudah dikenalnya di Portman Road untuk benar-benar membuat kariernya di Liverpool mulai melesat,” tulis media penyiaran Inggris itu, yang menegaskan bahwa Isak pada kunjungan sebelumnya ke Suffolk bersama Newcastle United juga mencetak hattrick dalam kemenangan 4-0.

Menurut BBC, Isak juga telah menemukan partner serang idealnya dalam diri Gakpo. “Gakpo tampaknya adalah partner yang sempurna. Pemain Belanda itu terlihat sudah tak lagi terganggu oleh kepindahannya yang gagal ke Etihad Stadium dan melanjutkan start impresifnya musim ini dengan dua assist untuk mantan striker Newcastle United itu.”

The Sun melangkah lebih jauh dan menyatakan Liverpool lolos dari kesalahan besar berkat gagalnya transfer Gakpo. “Liverpool secara tidak sengaja berhasil mencegah blunder transfer yang tak terbayangkan, yang tanpa diragukan lagi akan terus menghantui mereka di kemudian hari,” tulis tabloid itu, yang menekankan bahwa sulit dipahami klub tersebut bersedia menjual pemain Timnas Belanda itu.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google