Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1076284635.jpgCraig Mercer

Diterjemahkan oleh

Media Inggris kompak soal transfer Yves Bissouma ke Ajax

Yves Bissouma tinggal selangkah lagi menuntaskan transfernya ke Ajax dan kabar itu kini juga telah sampai ke media Inggris. Mereka berbicara sangat tegas soal gelandang tersebut. 

Bukan hal mengejutkan jika transfer yang akan segera rampung itu mendapat perhatian di Inggris, mengingat Bissouma terikat kontrak dengan Tottenham Hotspur dalam empat tahun terakhir. Namun, pemain internasional Mali itu rupanya tidak meninggalkan kesan yang tak terbantahkan bagus, demikian terlihat. Meski kualitas sepak bolanya menurut media Inggris tidak diragukan, kisah-kisah tentang perilaku buruknya masih tetap mendominasi.

“Kontraknya yang tidak diperpanjang di Spurs bukanlah sebuah kejutan,” tulis jurnalis Jack Johnson dari talkSPORT. “Itu bukan hanya karena cedera lututnya pada musim terakhirnya, tetapi juga karena berbagai masalah yang ia alami di luar lapangan. Setelah beberapa kali datang terlambat, manajer saat itu Thomas Frank mencoretnya dari skuad karena ‘kurangnya disiplin’.” 

“Insiden itu juga berkaitan langsung dengan video yang ia unggah di media sosial, yang memperlihatkan dirinya menggunakan gas tertawa,” tulis talkSPORT. “Bahkan setelah skorsingnya, ia disebut kembali terekam untuk kedua kalinya saat menggunakan balon gas tertawa.” 

The Mirror menambahkan bahwa Bissouma kemudian menjelaskan bahwa perampokan di rumahnya berdampak besar pada kondisi mentalnya. Pemain Mali itu menyatakan bahwa peristiwa traumatis tersebut membuatnya mengalami kecemasan, panik, depresi, dan paranoia, yang kemudian membawanya bersentuhan dengan gas tertawa. 

Media Inggris menilai hal itu masih menjadi risiko bagi Ajax, yang juga mendapat peringatan jelas. “Ajax harus mengawasi Bissouma lebih ketat daripada para pendahulunya, untuk mencegah terulangnya situasi tersebut,” tulis The Sun.

Valentijn Driessen pada Senin malam di Vandaag Inside sudah menyuarakan nada serupa. Ia juga sangat skeptis soal kedatangan Bissouma yang akan segera terjadi. “Itu orang Mali entah siapa, yang lebih sering memakai gas tertawa daripada hadir di latihan. Gas tertawa untuk penggunaan rekreasional, dan itu dilakukan oleh seorang pesepak bola! Jordi Cruijff tidak menginginkan Noa Lang karena katanya dia pemain yang sulit, tetapi kalau Anda mendatangkan yang ini... maka Anda memang mendatangkan masalah.” 

Bissouma dikabarkan saat ini berada di Amsterdam untuk menjalani tes medis. Setelah itu, gelandang tersebut akan membubuhkan tanda tangannya pada kontrak hingga pertengahan 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google