Wacana Barcelona membeli Kylian Mbappe atau Erling Haaland sangat mungkin terwujud menurut calon presiden Toni Freixa, yang meyakini Lionel Messi akan terus menunda keputusan mengenai kontraknya.
Raksasa La Liga menghadapi krisis finansial selama pandemi COVID-19 dengan mereka mengungkapkan punya utang sebesar €1,2 miliar dan sejauh ini masa depan klub masih belum menemui titik terang dengan gejolak internal menjelang pemilihan presiden baru.
Pembelian bintang baru sejauh ini masih sebatas wacana, meski Barca belakangan dikaitkan dengan sang bintang Paris Saint-Germain dan Borussia Dortmund.
Freixa, yang akan maju dalam pemilihan presiden baru Barca pada 7 Maret, mengatakan kepada RAC1 saat ditanya kans tentang merekrut Mbappe - yang belum meneken kontrak baru di PSG - atau Haaland: "Sangat mungkin. Itu yang harus dilakukan Barca. Gabungkan pemain yang dapat membuat perbedaan."
Ia menambahkan saat ditanya lebih lenjut mengenai minat klub sebenarnya: "Kami tidak akan pernah berbicara tentang pemain sampai kami mempresentasikan mereka. Sebuah strategi yang buruk karena Anda melayani klub lain yang berusaha membajak negosiasi Anda."
Selain rumor Mbappe dan Haaland, ada kabar lain mengenai masa depan Messi di Camp Nou yang sejauh ini masih sangat dinantikan oleh fans. Pemenang enam Ballon d'Or itu belum mau menerima tawaran perpanjangan kontraknya yang akan berakhir pada musim panas nanti.
Goal memahami bahwa Messi berniat untuk menunggu hingga akhir musim sebelum membuat keputusan tentang masa depannya, dan Freixa yakin hal itu akan tetap terjadi di tengah ketidakpastian klub.
Katanya tentang bintang Argentina berusia 33 tahun itu: "Messi santai seperti kami, tahu situasi klub dan saya yakin ia akan menunggu presiden baru untuk memutuskan masa depannya."
