Mantan striker AC Milan Marco Simone mendorong I Rossoneri untuk memboyong Mauro Icardi dari Inter Milan guna mendongkrak daya dobrak tim.
Hanya mencetak 28 gol dalam 26 pertandingan sebelum Serie A Italia ditangguhkan karena pandemi virus corona, performa lini depan Milan adalah yang terburuk di antara tim penghuni paruh atas klasemen.
Meski demikian, Simone menilai bekas klubnya terlalu gegabah mencap gagal penyerang-penyerang mereka. Contohnya Krzysztof Piatek yang dilego ke Hertha Berlin pada bursa Januari kemarin, hanya setahun setelah ia bergabung dari Genoa.
Namun, andai Zlatan Ibrahimovic benar-benar meninggalkan San Siro akhir musim ini, Milan butuh striker baru dan Simone menganggap Icardi akan menjadi rekrutan hebat.
Terpinggirkan dari Inter, Icardi musim ini membela Paris Saint-Germain dengan status pinjaman. Di Parc des Princes ia berhasil merebut posisi striker utama dari Edinson Cavani dan tampil tajam dengan memproduksi 20 gol dalam 31 laga di semua ajang.
"Saya akan mempertahankan [Rafael] Leao. Dia memiliki kekuatan dan talenta. Jika Anda selalu melihat kekurangan pada pemain-pemain bertalenta, Anda harus selalu mengulang dari awal lagi," kata Simone kepada La Gazzetta dello Sport.
"Saya tak akan gamnpang menyerah soal Piatek [dan melepasnya]. Kalau Ibra pergi, Milan akan kekurangan striker. Saya pikir [penyerang Napoli Arkadiusz] Milik akan jadi tambahan bagus, tapi saya akan berusaha mendatangkan Cavani dan Icardi ke Milan."
"Mauro akan menjadi rekrutan hebat dan situasi yang ideal."
