Jorginho Maurizio Sarri FC Chelsea

Maurizio Sarri Akui Tinggalkan Chelsea Adalah Kesalahan

Penyesalan selalu datang belakangan, begitulah yang dirasakan oleh manajer asal Italia, Maurizio Sarri. Sosok kelahiran Naples itu mengaku bahwa dirinya membuat kesalahan ketika hengkang dari Chelsea.

Sarri menukangi The Blues pada musim 2018/19, namun hanya bertahan semusim saja. Meski, pencapaian Sarri bersama Chelsea tak buruk-buruk amat, yakni menjuarai Liga Europa dan masuk final Piala Liga.

Hanya saja, dirinya terlalu ngebet untuk pulang ke Italia demi menyambut tawaran dari raksasa Serie A, Juventus. Meski, bersama Juventus pun Sarri tetap mampu mempersembahkan gelar Serie A, dan masuk final Coppa Italia.

"Di Chelsea saya membuat kesalahan yang sensasional, yaitu ingin kembali ke Italia dengan segala cara," buka Sarri dalam wawancaranya dengan Sportitalia.

Manajemen Chelsea melalui Marina Granovskaia sudah berupaya supaya Sarri mengurungkan niatnya untuk pulang ke Negeri Pizza. Hanya saja, Sarri terlalu keras kepala saat itu, dan kukuh pergi dari Stamford Bridge.

"Marina menghalangi saya untuk meninggalkan Chelsea, tetapi saya memiliki keinginan untuk kembali ke Italia. Chelsea adalah klub hebat, di tahun-tahun berikutnya mereka telah mengambilnya. banyak pemain muda yang cocok untuk saya," beber Sarri.

Tak ideal ketika di Chelsea

Sarri merupakan sosok yang cukup kontroversial ketika menukangi Chelsea. Dirinya memang dikenal keras kepala dan sempat berseteru dengan penjaga gawang Kepa Arrizabalaga. Namun, Sarri menuturkan bahwa situasi klub pun tak ideal ketika dia di sana.

"Saya menjalani tahun tertentu, di mana [Roman] Abramovich tidak bisa memasuki Inggris dan kami memiliki pemilik yang tidak hadir di daerah itu. Situasi yang agak sulit, semua ada di tangan Marina dan dia memiliki seribu masalah untuk memecahkan, aspek sepakbola ada di tangan kami para para staf, tidak memiliki kekuatan ekonomi yang tersedia."

"Kemudian datanglah [Timo] Werner, [Kai] Havertz, [Mason] Mount, Hakim Ziyech: semuanya cocok untuk saya dan cara bermain saya," tukas Sarri, menyesali kenapa pemain tersebut datang bukan pada masa kepelatihannya.

Maurizio Sarri Juventus vs Lyon 08.07.2020Getty
Iklan
0