Manajer Mauricio Pochettino mengaku dirinya merasa terkejut dengan hasil yang diperoleh Chelsea pada awal musim, dan tiga pertandingan terakhir menjadi skenario paling buruk.
Chelsea membuka Liga Primer Inggris 2023/24 dengan hasil imbang 1-1 melawan Liverpool. Pochettino pun optimistis tim besutannya bakal mendapatkan hasil lebih bagus lagi bermodalkan skor imbang tersebut.
Kenyataannya, Chelsea justru hanya mendapatkan masing-masing satu kemenangan dan imbang, serta tiga kekalahan. Bahkan The Blues hanya memperoleh satu poin dari tiga pertandingan terakhirnya.
“Jika kalian kembali ke pertandingan [melawan] Liverpool, tidak ada yang mengharapkan situasi ini. Terkadang Anda tidak bisa mengaturnya, dan sedikit nasib buruk. Saya tidak bicara soal alasan, tapi inilah keadaan dan kenyataannya,” ujar Pochettino dikutip laman Football London.
“Periode dalam beberapa pekan terakhir mungkin merupakan skenario yang lebih buruk daripada yang kami pikirkan untuk mengantisipasi situasi tersebut. Sepertinya semua melawan kami, karena ketika Anda melihat kinerja tim, saya pikir mereka pantas mendapatkan lebih banyak poin.”
Pochettino tetap menyimpan keyakinan anak asuhnya akan jauh lebih baik. Duel melawan Brighton di putaran ketiga Piala Liga Inggris, Kamis (28/9) dini hari WIB, akan menjadi tonggak kebangkitan klub yang bermarkas di Stamford Bridge ini.
“Semua tim melewati periode yang berbeda. Mungkin bagi kami itu terjadi lebih awal. Yang pasti kami sangat kuat, dan saya pikir kami memiliki kapasitas untuk mengubahnya ke arah yang positif,” ucap Pochettino.
“Yang paling penting saat ini adalah tetap tenang, dan kami perlu mengidentifikasi dan menganalisanya. Yang paling penting adalah bagaimana Anda beradaptasi dengan situasi untuk menjadi lebih baik.”
“Saat ini kami berusaha memulihkan pemain agar lebih kuat ,dan juga melakukan penguatan di bangku cadangan, pemain-pemain yang bisa membantu tim melewati situasi ini.”




