Real Madrid menjadikan Mauricio Pochettino sebagai target top untuk mengisi posisi kepelatihan setelah Zinedine Zidane dipastikan meninggalkan klub, demikian dilansir Goal.
Seperti yang diungkapkan Goal pada 6 Mei, Los Blancos khawatir Zidane akan mengundurkan diri pada akhir musim 2020/21 karena lelah menghadapi kejadian-kejadian di luar kontrol dirinya.
Dan, Zidane sudah resmi memutuskan untuk mengundurkan diri pada Kamis (27/5) kemarin, meski kontraknya masih menyisakan 12 bulan lagi.
Kini, Real Madrid diyakini mengindentifikasi sang pengganti yang mampu menghadirkan kesuksesan lagi bagi klub.
Pada awalnya, Massimiliano Allegri menjadi pilihan utama Real Madrid ketika keinginan Zidane untuk pergi pertama kali terungkap.
Namun, Juventus bergerak cepat untuk mengalahkan Real Madrid sehingga Allegri akan kembali ke Turin untuk musim mendatang.
Perhatian Real Madrid kemudian beralih kepada Pochettino, yang saat ini menangani Paris Saint-Germain. Sejumlah opsi lain sempat muncul, yakni Antonio Conte dan Raul.
Pochettino tidak merahasiakan fakta bahwa melatih di Real Madrid akan menjadi impian baginya, dengan pelatih asal Argentina itu membantah klaim yang menyebutkan dirinya memiliki klausul hengkang ke Madrid dalam kontraknya ketika mengambil kendali di Parc des Princes.
Meski ada keinginan dari kedua belah pihak untuk membuat kesepakatan, Pochettino sadar bahwa melatih Real Madrid akan menjadi sebuah peluang emas, sedangkan mencapai kesepakatan dengan PSG tidak akan mudah.
Pochettino terikat kontrak di PSG hingga musim panas 2022 dan kompensasi diperlukan untuk membebaskan dirinya dari itu.
Pihak Real Madrid perlu menyadari bahwa mereka bukan satu-satunya peminat paling serius karena mantan klub Pochettino, Tottenham Hotspur, juga tertarik kembali menggunakan jasanya setelah 18 bulan pergi.




