Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio, menyakini perbedaan bahasa bukan kendala besar dalam melatih. Ia menyebut para pemain Macan Kemayoran, dapat mengerti instruksi yang diberikannya.
Angelo belum bisa menggunakan bahasa Indonesia, karena baru membesut Persija 1,5 bulan. Selama ini ia menggunakan bahasa Inggris dalam memberi arahan kepada anak asuhnya.
Hanya saja, tidak semua pemain Persija mengerti bahasa Inggris. Makanya, ia dibantu staf pelatih seperti Sudirman, dan sejumlah pemain senior untuk menerjamahkannya ke bahasa Indonesia.
“Saya punya staf pelatih dan mereka sudah mengenal para pemain. Jadi, hal itu [bahasa] tidak akan menjadi masalah,” kata Angelo, dikutip laman resmi klub.
Kendati demikian, Angelo siap belajar bahasa Indonesia. Langkah tersebut dilakukannya supaya ia bisa langsung berbicara kepada Ismed Sofyan dan kawan-kawan.
“Fokus saat ini adalah mempersiapkan taktik agar para pemain dapat menerapkan game plan yang disiapkan,” ucap pria asal Italia tersebut.
PersijaSejak beberapa pekan lalu, Angelo sudah tidak berada di Tanah Air. Ia memutuskan pulang ke negara asalnya Italia, bersama bek Persija Marco Motta.
Persija merupakan klub pertama Indonesia bahkan Asia, pertama yang dipegang Angelo. Sebelumnya, ia menghabiskan karier di sejumlah kesebelasan Eropa sebagai tangan kanan Antonio Conte.
Bersama Conte, Angelo mendapat gelar Liga Italia untuk Juventus dan Liga Inggris serta Piala FA dengan Chelsea. Ia lantas mencoba peruntungan menakhodai klub Skotlandia, Kilmarnock.
Sampai sekarang, skuad Persija masih berlatih mandiri di kediaman masing-masing. Aktivitas latihan bersama sudah dihentikan semenjak pemerintah pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pada 3 Juli 2021.
Diterapkannya PPKM Darurat untuk menekan laju penyebaran virus corona yang kembali melonjak. Kebijakan yang sekarang berganti nama menjadi PPKM Level 4, bakal berakhir pada 2 Agustus mendatang.


