Bek tengah Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt, didapuk sebagai pemain muda paling berbakat di ajang Johan Cruijff Prijs yang diumumkan, Selasa (8/5) malam.
Penghargaan ini merupakan ajang tahunan yang selain menobatkan pemain muda berbakat di kancah Eredivisie juga memberikan kesempatan bagi sang pemenang untuk memilih lokasi Cruyff Court, yaitu fasilitas lapangan untuk menggerakkan perkembangan sepakbola usia dini.
De Ligt terpilih dalam panel juri yang melibatkan sejumlah mantan pemain, yaitu terdiri dari Wim Jonk, Pierre van Hooijdonk, Frank Rijkaard, Phillip Cocu, Aron Winter, Peter Bosz, John van den Brom, John van't Schip, Henk Fraser, Ron Jans, Willy Dullens, dan Willem van Hanegem.
"Ini merupakan kehormatan besar. Banyak pemenang penghargaan ini berhasil menjadi pesepakbola top, yang tentu saja menjadi target saya, dan saya juga tersanjung untuk memilih sendiri Cruyff Court," ujar De Ligt dilansir sejumlah media Belanda.
Pemain muda lain yang pernah memperoleh penghargaan serupa antara lain adalah Memphis Depay, Wesley Sneijder, Arjen Robben, Klaas-Jan Huntelaar, dan pemenang tahun lalu, Kasper Dolberg.
De Ligt tampil 39 kali untuk Ajax musim ini serta mengakhiri musim sebagai kapten tim. Penampilan cemerlangnya membuat sejumlah klub besar Eropa seperti Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City tergiur mendapatkannya.



