Rasa bahagia tak bisa ditutupi Matteo Pessina, usai membawa Italia melaju ke perempat-final Euro 2020. Ia bahkan mengaku tidak percaya dapat mengukir namanya di papan skor saat melawan Austria.
Italia berjuang keras untuk mengalahkan Austria, pada babak 16 besar Euro 2020 di Stadion Wembley, Minggu (27/6) dini hari WIB. Laga ini hingga dimainkan ke waktu tambahan karena pada waktu normal tidak ada gol yang tercipta.
Federico Chiesa, memecah kebuntuan Italia pada menit 94. Setelah itu, giliran Pessina yang turun dari bangku cadangan mencetak gol di menit 104.
Austria sempat memperkecil kedudukan melalui Sasa Kalajdzic. Namun, sampai pertandingan selesai keunggulan 2-1 untuk Italia, tetap tidak berubah.
Bagi Pessina, mencetak gol untuk Italia di Euro 2020 bukan pengalaman baru. Sebelumnya, gelandang Atalanta tersebut menjadi aktor kemenangan timnya lewat gol semata wayang yang diukir saat melawan Wales, pada penyisihan grup.
“Saya masih mencoba membayangkan bagaimana gol melawan Wales, jadi bisa dibayangkan bagaimana rasanya setelah melakukan yang satu ini,” ucap Pessina, dikutip laman UEFA.
“Saya akan mengingatnya sepanjang karier saya. Di tim ini semua orang bisa membuat gol, dan ini kekuatan terbesar kami. Kami tim yang hebat,” Pessina menambahkan.
Hasil kontra Austria, membuat pasukan Roberto Mancini menorehkan rekor baru yang sudah bertahan selama 82 tahun. Italia tidak terkalahkan dalam 31 pertandingan yang dimainkan.
Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Vittorio Pozzo. Juru formasi Italia tersebut membawa pasukannya tak terkalahkan dalam 30 laga pada Oktober 1935 dan Juli 1939.
Lawan Italia di babak perempat-final Euro 2020, belum diketahui. Juara Piala Dunia 2006 tersebut masih menunggu pemenang dari laga Belgia versus Portugal, yang baru bertarung, Senin (28/6) dini hari WIB.
