Nemanja Matic meminta Manchester United untuk tampil konsisten menyusul start musim 2020/21 yang buruk, meski ia menambahkan bahwa "tidak ada tim yang bisa menang di setiap pertandingan."
United mengumpulkan poin tertinggi kedua di Liga Primer Inggris pasca-lockdown dengan finis di peringkat ketiga pada musim lalu dan kembali ke Liga Champions.
Dengan performa bagus itu, beberapa pandit mendukung United untuk bisa merapatkan jarak dengan Liverpool dan Manchester City di klasemen. Kedatangan Bruno Fernandes pada Januari lalu menginspirasi klub besutan Ole Gunnar Solskjaer itu untuk mengangkat performa tim.
Tapi, United mengawali kompetisi liga musim ini dengan kekalahan 3-1 dari Crystal Palace di Old Trafford pada 19 September. Mereka kemudian harus susah payah mengatasi perlawanan tuan rumah Brighton 3-2. Di pertandingan ketiga, The Red Devils akan menjamu Tottenham Hotspur, Minggu (4/10) malam WIB.
United terbilang kurang begitu aktif di bursa transfer pemain, bila dibandingkan dengan tim-tim seperti Liverpool, City, Chelsea, dan Arsenal.
Jelang pertandingan lawan Spurs, gelandang asal Serbia berusia 32 tahun itu mengingatkan pentingnya kemenangan secara beruntun untuk bisa tetap bersaing dalam perebutan gelar.
"Saya selalu ingin mengatakan tim yang berjuang untuk gelar harus selalu berjalan lima atau enam pertandingan sebelum kehilangan beberapa poin, itu adalah normal, tidak ada tim yang bisa memenangkan setiap pertandingan," ujar Matic di laman resmi klub.
"Kami telah kehilangan beberapa poin di kandang pada pertandingan pertama, jadi sekarang kami harus menjalani lima atau enam pertandingan dengan menang, menang, dan menang, karena dengan begitu kami akan memiliki kesempatan untuk memenangkan sejumlah trofi. Persis seperti itulah kami menyelesaikan musim lalu.
"Kami tahu apa yang kami lakukan dengan bagus dan harus mempraktekkan itu serta berusaha mengulanginya lagi sehingga kami memiliki lebih banyak keyakinan dan kepercayaan diri untuk menuju ke pertandingan-pertandingan berikutnya."
Matic juga menekankan pentingnya bertahan sebagai sebuah tim sambil menjelaskan tentang tanggung jawab utamanya di dalam starting line-up Solskjaer.
Ditanya tentang masalah United di pertahanan setelah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan awal, Matic menjawab: "Saya pikir semua orang harus bertahan. Seperti yang saya katakan, sepakbola adalah olahraga tim."
"Ketika kebobolan gol, tidak hanya kiepr dan bek yang bersalah, semua orang perlu bertanggung jawab. Dan, juga ketika kami mencetak gol, semua orang terlibat."
"Kami harus memulai aksi dari belakang. Kami bertahan bersama dan kami menyerang bersama."
"Dalam posisi saya, tugas saya lebih banyak membantu untuk memberikan keseimbangan kepada tim, terutama di saat kami bertahan, dan kami semua akan bertanggung jawab."


