Pelatih Juventus Massimiliano Allegri memaklumi nafsu pemain muda yang masih banyak melakukan kesalahan, di antaranya Matias Soule, ketika Bianconeri bermain imbang 1-1 melawan Bologna.
Allegri memasukkan Soule dan Samuel Iling Junior pada menit ke-58 dengan harapan kedua pemain tersebut bisa menambah daya dobrak tim setelah sempat tertinggal gol penalti Riccardo Osolini di menit kesepuluh.
Alih-alih mengangkat performa Juventus, Soule dan Iling menghilangkan sejumlah peluang yang didapatnya karena tidak sabar. Kendati demikian, Allegri memaklumi kesalahan pemain berusia 19 tahun itu.
“Kami memang banyak menyia-nyiakan peluang. Misalnya Soule tidak sabar menunggu bola turun. Ini adalah remaja dengan selusin pertandingan Serie A, mereka ingin mengguncang dunia, dan itu hanya karena kurangnya pengalaman,” jelas Allegri kepada DAZN dikutip laman Football Italia.
“Mereka (Soule dan Iling) memiliki kualitas, tetapi Anda harus menerima pemain muda melakukan beberapa kesalahan. Kami sangat bersemangat untuk menang, dan tidak berhasil.”
Allegri mengakui bila performa Juventus masih belum mengalami perbaikan dari beberapa pertandingan sebelumnya. Juventus terjebak di area mereka sendiri sepanjang babak pertama, sehingga kesulitan melakukan serangan balik.
Kendati demikian, hasil imbang ini telah menghentikan catatan tiga kekalahan beruntun yang diperoleh Juventus di Serie A. Mereka kini hanya berjarak satu angka peringkat kedua klasemen Lazio yang dibekap Inter Milan 3-1.
“Melihat karakteristik pemain yang kami miliki, kami tidak dapat melakukan tekanan terlalu tinggi. Kami menghabiskan banyak energi di babak pertama, jadi pergantian pemain membawa energi segar. Memindahkan bola dengan cepat tidak sama dengan memindahkannya dengan tergesa-gesa,” beber Allegri.
“Satu pekan lalu, kami pasti akan menelan kekalahan di pertandingan seperti ini. Jadi kita ambil sisi positifnya, dan apa yang perlu kami perbaiki.”
“Kami meraih poin lagi setelah tiga pertandingan tanpa hasil. Kami telah memangkas menjadi selisih satu poin dari Lazio, dan menjaga harapan untuk mengejar.”
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



