Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengungkapkan kemungkinan menurunkan Paul Pogba ketika menghadapi Sporting CP dalam pertandingan leg pertama perempat-final Liga Europa, Jumat (14/4) dini hari WIB.
Pogba bergabung dengan Juventus dari Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu. Hanya saja, perekrutan Pogba itu dianggap sia-sia, karena sang pemain belum memberikan kontribusi besar terhadap tim.
Sejak tiba di Turin, Pogba hanya tampil di dua pertandingan dengan waktu bermain selama 35 menit kala melawan Torino dan AS Roma. Dia lebih sering berkutat dengan cedera paha yang membuatnya kerap menjadi penonton.
Namun Allegri menyatakan Pogba berpeluang tampil di pertandingan nanti setelah kebugarannya makin membaik pascacedera.
“Paul telah dipanggil, kita akan lihat besok. Penting buat dirinya untuk menyelesaikan beberapa sesi latihan dengan tim tanpa henti. Penting juga untuk memilikinya dalam performa terbaik di bagian akhir musim ini. Jalan masih panjang,” tutur Allegri dikutip laman Football Italia.
“Saya akan memutuskan susunan pemain besok. Kami harus bermain sebagai satu kesatuan, seimbang, dan tahu permainan dimainkan selama 180 menit. Kita harus menang. [Federico] Chiesa? Mari kita lihat besok, tidak tergantung pada formasi.”
Allegri menyadari duel melawan Sporting tidak akan mudah. Juventus mempunyai kenangan buruk ketika menghadapi klub Portugal pada musim ini. Di fase grup Liga Champions, Bianconeri dipaksa menelan dua kekalahan dari Benfica.
“Mereka adalah tim teknis, sangat terorganisasi dengan baik, dan dengan pelatih muda yang memenangkan gelar untuk pertama kalinya dalam 19 tahun. Kami harus memiliki rasa hormat yang besar. Tetapi besok itu baru langkah pertama,” kata Allegri.
“Kami sungguh gila jika meremehkan Sporting, mereka berbeda dari 2017, mereka menyingkirkan Arsenal yang merupakan pemimpin Liga Primer.”
“Meraih kemenangan selalu luar biasa, tidak normal. Liga Europa adalah kompetisi yang sulit, dan memainkan final akan menjadi sukses besar. Tetapi ada empat pertandingan tersisa, dan kami harus memulai dengan yang pertama besok.”




