Allegri Juventus BenficaGetty

Massimiliano Allegri Bantah Pemain Juventus Lakukan Pemberontakan

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menegaskan anak asuhnya tidak ada yang menolak mengikuti latihan setelah Si Nyonya Besar menelan kekalahan dari Maccabi Haifa di Liga Champions.

Allegri dalam posisi tertekan, menyusul hasil buruk di dua laga terakhir. Sebelum dikalahkan Maccabi, Juventus dipaksa menyerah di hadapan AC Milan dalam lanjutan Serie A akhir pekan kemarin.

Allegri memberikan agenda latihan sesaat mereka tiba di Turin setelah melakukan perjalanan dari Israel. Allegri menyatakan, latihan yang dimajukan ini bukan untuk menghukum pemain, karena kalah dari Maccabi. Menurutnya, mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi Torino, Sabtu (15/10) malam WIB.

“Sama sekali tidak benar ada pemain yang menolak untuk datang [latihan]. Tim tidak pernah meminta untuk tidak melakukan latihan, maupun adanya hukuman,” tegas Allegri dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Football Italia.

“Kami kembali [dari Israel] pada hari Rabu pukul 6 sore, dan kami langsung berlatih. Keesokan harinya kami berada di lapangan pada pukul 10 pagi. Kami fokus untuk mengakhiri situasi ini. Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan mendapatkan hasil.”

“Kami akan melakoni derbi besok (Sabtu, 15/10), pertandingan penting bagi keduanya. Torino adalah tim yang agresif, mereka memiliki intensitas. Jadi, kami harus berhati-hati, dan bekerja sebagai tim. Kami harus mendapatkan hasil yang bagus.”

Juventus meraih tiga kemenangan, empat imbang, dan dua kekalahan di Serie A. Sementara di Liga Champions hanya memperoleh satu kemenangan, dan tiga kekalahan. Allegri menambahkan, duel melawan Torino dijadikan titik balik kebangkitan Juventus setelah mendapatkan hasil minor di awal musim.

“Kami sudah tertinggal jauh di Serie A, kami terpengaruh dengan hasil pertandingan melawan Monza dan Salernitana. Sekarang masih ada 29 pertandingan lagi, dan kami ingin bangkit.

“Kami akan fokus ke Liga Champions setelah laga melawan Empoli. Kami harus menaruh perhatian penuh, terutama di sektor pertahanan.”

“Presiden sudah memberikan motivasi kepada tim, sekarang kami harus lebih bersatu lagi. Kami harus sama-sama mengakhiri momen ini, kami harus melakukan hal-hal sederhana.”

Iklan
0