Situasi yang tidak mudah tengah dialami oleh pemain berusia 19 tahun, Mohamed Ihattaren. Pemain jebolan PSV Eindhoven itu merupakan wajah anyar Juventus yang baru dibeli dari PSV pada tahun ini, lalu menjalani masa pinjaman ke Sampdoria.
Setelah kepergian sang ayah yang meninggal dunia, Ihattaren terpukul berat dan berbagai laporan menyebut kesedihan itu menyebabkan gangguan pada kesehatan mentalnya. Akibatnya, Ihattaren pun hiatus dari susunan pemain Sampdoria sejauh ini.
Sebenarnya sang ayah berpulang untuk selamanya pada 2019, dan situasi tersebut telah membuat Ihattaren langsung sedih bukan main, dan berpikir untuk pensiun. Waktu berlalu, tapi kesedihan tak juga pergi, dan Ihattaren dikabarkan mengalami depresi.
Calciomercato menuturkan, bahwa Ihattaren akhirnya memutuskan pulang ke Belanda untuk melawan depresi yang menggelayutinya. Juventus dan Sampdoria akan coba mencari jalan untuk membantu Ihattaren, dan pernyataan resmi terkait situasi ini akan dirilis.
Bagaimana pun, Sampdoria tidak senang dengan situasi ini karena mereka berharap banyak pada kualitas Ihattaren. Pemain kelahiran Utrecht tersebut digadang sebagai wonderkid, karena sudah mencatatkan debut profesional pada usia 16 tahun, untuk PSV.
Dok. JuventusMatias Soulé, pemain Juventus U-23 yang baru saja dipanggil timnas Argentina, mungkin akan dipinjam Sampdoria jika memang benar-benar Ihattaren tak lagi bisa bermain. Pada usia 18 tahun, Soulé diprediksi bisa memberikan daya dobrak untuk Sampdoria.
Karier Mohamed Ihattaren
Kesehatan mental bukan masalah ringan, dan harus diberi perhatian serius. Situasi dari Mohamed Ihattaren ini jelas bukan perkara mudah untuk Juventus dan Sampdoria, yang hingga kini belum diketahui apakah sudah memberikan izin kepada Ihattaren untuk pulang ke Belanda.
Mengorbit pada 2019, Ihattaren mencatatkan 74 pertandingan untuk PSV Eindhoven sejak saat itu. Juventus melihatnya sebagai investasi, sehingga berani untuk menggelontorkan dana sebesar 5 juta euro untuk menebusnya, dan meminjamkannya ke Sampdoria demi menit bermain cukup.
Dia belum memainkan satu pertandingan pun musim ini, dengan penampilan terakhirnya pada 24 April sebagai pemain pengganti PSV melawan Groningen. Juventus Italia belum mengambil posisi serius tentang masalah ini, tetapi akan membuat pernyataan resmi tentang masa depan Ihattaren segera.
Getty Images



