Posisi Shin Tae-yong sebagai manajer pelatih timnas Indoneia dipastikan aman. Kepastian tersebut didapatkan setelah ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, melakukan rapat virtual dengan Tae-yong, Jumat (26/5).
Sebelumnya, terjadi polemik antara Tae-yong dengan PSSI. Curahan hati sosok berusia 51 tahun itu kepada media Korea Selatan, tentang keadaan federasi sepakbola nasional tersebut jadi pemicunya.
Bahkan, ketua Satgas timnas Indonesia Syarif Bastaman, mengancam bakal memecat Tae-yong. Syarif, tak habis pikir Tae-yong menyampaikan perkataan seperti itu.
Namun, Iriawan mengatakan permasalahan tersebut sudah selesai. Ia menyebut ada komunikasi yang tersumbat antara PSSI dengan Tae-yong, sehingga menimbulkan kegaduhan di publik.
"Tapi sudah disepakati apa yang menjadi polemik, beliau sudah lupakan, beliau ingin membantu sepakbola khususnya timnas Indonesia. Pada saat beliau datang memang banyak yang didiskusikan dengan saya termasuk rincian programnya," kata Iriawan saat jumpa wartawan.
"Kami tak tahu tiba-tiba ada virus corona, jadi pasti ada perubahan rincian program. Tapi beliau tetap komitmen melatih timnas Indonesia, baik U-19, U-23, maupun senior kita, karena awalnya demikian," Iriawan menambahkan.
Alvino Hanafi / GoalMantan Kapolda Metro Jaya tersebut menyampaikan rapat dengan Tae-yong, berjalan dengan hangat. Bahkan ia menyatakan eks juru formasi Seongnam Ilhwa tersebut akan tiba ke Tanah Air, pada bulan depan.
Sejak 3 April lalu, Tae-yong bersama bersama staf pelatih timnas Indonesia yakni Kim Hae-woon, Ko Gyun-gyun, Woo Jae-kim, dan Jae-hong Lee, memilih pulang ke Korea Selatan. Tidak ada kegiatan sepakbola karena pandemi virus corona, yang membuatnya pergi dari Indonesia.
Meski berada di Korea Selatan, Tae-yong tetap menjalankan tugasnya. Ia memimpin langsung pemusatan latihan timnas Indonesia U-19 yang digelar secara virtual.
"Satu dua hari beliau akan menyiapkan rincian program termasuk menyiapkan lis pemain-pemain yang akan dipanggil. Setelah itu, rincian program akan kami pelajari dan kami sampaikan lagi dan akan ditetapkan PSSI," ucapnya.
"Satu dua hari kami diskusikan lagi dengan Tae-yong, untuk bisa segera awal Juli yang bersangkutan datang kembali [ke Indonesia]," ia menambahkan.
