Pelatih Marseille, Igor Tudor, mengungkapkan bahwa para pemainnya tidak mendengar instruksinya di menit akhir pertandingan.
Terbaru, Marseille kalah dramatis dari Tottenham Hotspur 2-1 pada laga pamungkas Grup D Liga Champions, Kamis (2/11).
Sang tuan rumah unggul duluan lewat Chancel Mbemba pada menit ke-45’+2. Spurs ‘comeback’ di paruh kedua via Clement Lenglet (54’) dan Pierre-Emile Hojbjerg (90’+5).
Tudor terlihat berlari ke lapangan dan mencoba memberi perintah kepada para pemainnya beberapa saat sebelum gol yang sekaligus menjadi pertandingan terakhir dalam laga tersebut.
Marseille ambisius untuk menangkan pertandingan, yang akan membuat mereka lolos ke fase gugur dan melampaui Spurs.
Langkah tersebut menjadi bumerang ketika lini belakang mereka terekspos lewat serangan balik yang diselesaikan Hojbjerg, yang membuat Marseille tersingkir dari Eropa imbas tendangan terakhir pertandingan tersebut.
“Mereka tidak mendengar, karena ada begitu banyak kebisingan,” ucap Tudor kepada RMC Sport.
“Saya mengatakan kepada mereka untuk tetap mundur, bukan untuk menekan, tapi mereka tidak mendengar,” tutur mantan bek Juventus itu.
“Ada kebingungan di menit terakhir. Ini bukan tentang hasil, ini tentang menyuruh mereka untuk tetap bertahan, tidak untuk meningkatkan intensitas,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Marseille terkunci di peringkat terbawah dengan koleksi enam poin meski sempat berpeluang lolos ke babak 16 besar.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

