OLEH ALVINO HANAFI
Liga 1 2019 telah usai, Marko Simic dari Persija Jakarta tampil sebagai pencetak gol terbanyak dengan 28 gol. Berdasarkan data, sembilan dari 28 gol yang dibuat pemain asal Kroasia itu didapat dari titik putih.
Pencapaian Simic di musim ini, menjadikannya pemain tersubur dengan penalti terbanyak di liga resmi sejak era Indonesia Super League (2008/09). Jumlah torehan Simic melewati torehan dari pemain tersubur Liga 1 2017 yakni Sylvano Comvalius yang mencetak tujuh gol dari 12 pas.
Mario SonathaSejak era ISL, hanya Boaz Solossa dan Aldo Baretto saja yang tampil sebagai pencetak gol terbanyak tanpa memiliki gol dari tendangan penalti.
Boaz melakukannya pada musim 2008/09 dengan mencetak 28 gol bersama Persipura Jayapura, dan Aldo Baretto mencetak 19 gol tanpa melalui titik putih di musim 2009/10 bersama Bontang FC.
Fakta unik lainnya dalam hal pencetak gol terbanyak, Simic sukses melanjutkan dominasi pemain Eropa yang menjadi topskorer dalam tiga musim terakhir. Di musim lalu, Aleksandar Rakic dari Serbia dan dua musim sebelumnya, Sylvano Comvalius dari Belanda yang sukses menjadi raja gol Liga 1.
Untuk pencetak gol terbanyak lokal, Boaz mampu menjadi topskorer sebanyak tiga kali sejak era ISL, yakni pada 2008/09, 2010/11, dan 2013.
Selain Boaz, ada Ferdinand Sinaga yang menjadi topskorer ketika liga bernama Liga Primer Indonesia, pada 2011/12 yang pada saat itu merupakan kompetisi resmi di Indonesia.
Goal

