LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic merasa lega bisa cepat menyatu dengan permainan tim, dan meyakini performanya akan makin meningkat setelah menjalani banyak pertandingan.
Dalam dua laga Suramadu Super Cup (SSC) dirinya sukses menjaringkan masing-masing sebiji gol di setiap laga. Namun Simic absen melawan Persela Lamongan di laga terakhir, karena bertolak ke Malaysia bersama tim Macan Kemayoran.
“Saya merasa berada dalam situasi yang sangat menyenangkan. Sebagai seorang penyerang, memang tugas saya untuk selalu bisa mencetak gol, dan saya bisa melakukannya saat ini. Saya bisa membantu klub lebih baik di lini serang, dan semoga saya bisa lebih baik pada pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Pemain asal Kroasia tersebut mengakui tuntutan di sepakbola Asia Tenggara tidak bisa disepelekan. Terlebih bagi pemain asing seperti dirinya yang berperan sebagai juru gedor di setiap tim yang dibelanya.
“Ekspektasi terhadap pemain asing cukup besar di sepak bola ASEAN. Tidak ada banyak waktu untuk adaptasi bagi kami. Awalnya sulit, tapi itu justru bagus untuk kami. Itu bisa membentuk karakter dan mental supaya lebih kuat. Setelah dua tahun lebih, saat ini saya merasa lebih siap bermain di ASEAN. Saya juga merasa berada di tempat yang tepat pada saat ini,” jelasnya.
Mantan rekan Ivan Perisic ini mengakui bahwa dirinya memiliki ambisi yang sama besarnya dengan Macan Kemayoran. Alasan yang membuatnya rela meninggalkan hingar bingar liga Malaysia.
“Saya bangga bisa bergabung dengan Persija. Saya memilih Persija karena rekomendasi yang bagus tentang klub ini. Saya tahu bahwa ini adalah klub besar, punya sejarah yang panjang dan juga suporter yang besar,” kata Simic.
“Kami akan bermain di Piala AFC dan kami punya target yang tinggi di sana dan di Liga 1. Saya ingin bermain di level tinggi, seperti di Persija. Kami punya ambisi yang sama besarnya.” (gk-62)



