Ujung tombak Persija Jakarta Marko Simic meluapkan kekecewaannya atas pembatalan Liga 1 2020 dengan status kahar (force mejaure), mengaku terlalu lama menunggu kompetisi kembali bergulir di Indonesia.
Komite eksekutif (Exco) PSSI dalam rapatnya kemarin memutuskan untuk membatalkan Liga 1 dan 2 2020 dengan status kahar terkait pandemi virus Corona yang belum mengalami penurunan secara signifikan.
Keputusan itu membuat Simic merasa kecewa. Pemain kelahiran Kroasia ini sudah sejak lama menginginkan sepakbola kembali bergulir setelah dihentikan sejak pertengahan Maret tahun lalu. Simic menganggap tidak ada kehidupan tanpa sepakbola.
Apalagi PSSI tidak menyebutkan waktu kompetisi dapat digulirkan kembali pada tahun ini. Simic mempekirakan liga musim baru digulirkan pada Juni, namun itu dianggap penantian terlalu lama bagi dirinya.
“Tanpa sepakbola, tidak ada kehidupan! Sepakbola adalah hasrat saya, makanan saya, cinta saya, agama saya! Periode bencana, [dan] Juni masih terlalu lama,” tulis Simic melalui akun Instagram pribadinya.
Abi Yazid / GoalSimic sebelumnya telah mengutarakan keinginannya agar manajemen Persija merelakan dirinya dipinjamkan ke klub lain, baik Asia maupun Eropa, sambil menunggu kepastian Liga 1.
Skuad Persija hingga saat ini belum menjalani latihan, karena belum mendapat instruksi dari manajemen. Kendati demikian, tim Elite Pro Academy (EPA) Macan Kemayoran sudah melakukan latihan di Sawangan, Depok.
Kegiatan ini dimanfaatkan penggawa timnas Indonesia U-19 Salman Alfarid untuk ikut serta dalam latihan setelah pulang menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol. Salman kini telah menyelesaikan masa karantina yang diterapkan pemerintah.
Salman menyatakan, latihan bersama EPA Persija bertujuan untuk terus menjaga momentum. Pemain berusia 18 tahun ini tidak ingin mengalami penurunan kebugaran, karena berharap kembali mendapat panggilan dari pelatih Shin Tae-yong.
“Saya baru saja menjalani isolasi mandiri selama sepekan selepas dari Spanyol. Tentunya latihan bersama Tim EPA Persija sejatinya bagus untuk saya untuk terus menjaga kondisi selepas pulang dari Spanyol,” ujar Salman dikutip laman resmi klub.
“Saya ingin momentum apa yang saya dapatkan di Spanyol maupun saat TC Timnas di Jakarta harus saya jaga dengan baik. Kebetulan tim EPA Persija masih rutin menjalani latihan jadi tidak ada salahnya saya ikut bergabung.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!


