Virgil van Dijk Liverpool 2021-22Getty

Mark Lawrenson: Sepakbola Terlalu Mudah Bagi Virgil Van Dijk

Mantan bek Liverpool, Mark Lawrenson, yakin sepakbola terlalu mudah bagi Virgil van Dijk, yang sudah pulih dari cedera jangka panjang.

Pemain asal Belanda berusia 30 tahun itu kembali berada di jantung pertahanan The Reds setelah pulih dari cedera lutut yang serius yang menyebabkan dirinya melewatkan sebagian besar musim lalu.

Van Dijk diyakini akan kembali ke performa terbaiknya setelah membantu Liverpool mengawali musim 2021/22 dengan tidak terkalahkan ketika tim ingin merebut gelar dari tangan Manchester City.

Lawrenson mengatakan, permainan van Dijk sebanding dengan mantan rekan setimnya di Liverpool, Alan Hansen, yang memenangkan 25 gelar utama selama kariernya di Anfield antara 1970-an dan 1980-an.

"Permainan mudah bagu dia," ujar Lawrenson, yang membuat 356 penampilan untuk Liverpool antara 1981 dan 1988, kepada Off The Ball.

"Seperti ketika Hansen bermain, itu terlalu mudah."

"Ia tidak pernah membuat kit-nya kotor, itu seperti 'apa masalahmu'? ketika Anda keluar dengan berlumuran darah dan ingus dan segalanya serta dia pergi begitu saja, dan pada dasarnya memberi kit-nya kepada pembuat kit dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak perlu mencucinya pada pekan ini." 

"Semua orang terus membicarakan van Dijk dan Hansen adalah orang terdekat yang bisa saya anggap sebanding."

Lawrenson juga yakin kembalinya van Dijk memiliki dampak yang positif bagi mitra pertahanan tengahnya, Joel Matip, dengan keduanya menjaga clean sheet dalam kemenangan atas Norwich City, sebelum hasil imbang 1-1 lawan Chelsea pada akhir pekan lalu.

"Ia adalah Rolls-Royce dari bek tengah," ujar Lawrenson lagi.

"Ia juga memiliki efek yang fantastis pada Joel Matip. Matip adalah pemain yang jauh lebih baik ketika bermain dengan dia."

Iklan
0