LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANG
Tiga pemain asing Arema FC secara resmi diperkenalkan hari ini (30/1). Mereka adalah Jonathan Bauman (Argentina), Matias Malvino (Uruguay), dan Elias Alderete (Argentina). Ketiganya dianggap sebagai puzzle Singo Edan untuk melengkapi 26 pemain yang sudah menjalani latihan selama dua minggu.
Ruddy Widodo selaku manajer tim Arema membeberkan bahwa pelatih Mario Gomez membuat tugas manajemen makin mudah dalam melengkapi kuota pemain asing musim ini. Seluruh pemain impor yang dihadirkan, dipastikan sudah benar-benar dikenal oleh mantan pelatih Persib Bandung tersebut.
"Musim ini tugas manajemen cukup mudah karena Gomez yang menentukan, kami yang mengeksekusi. Gomez memiliki keinginan kuat karena dia tahu ketiganya. Tidak seperti biasanya, Gomez ini sangat tidak percaya video pertandingan," beber Ruddy kepada awak media, pada sesi jumpa pers.

"Karena itu, saat dia ingin Bauman, ada alasan khusus yang membuat kami benar-benar menginginkan sang pemain. Bauman misalnya, dia memiliki attidude yang baik sehingga sangat cocok untuk Arema yang musim ini 60 persennya adalah pemain baru," imbuh pria berkaca mata tersebut.
Untuk susunan pemain lokal, Gomez juga memberikan rekomendasi, namun asisten pelatih Charis Yulianto dan Kuncoro juga sangat besar. "Jika pemain lokal campur tangan Gomez hanya 40 persen dan sisanya ditangani Charis dan Kuncoro. Maka pemain asing ini 100 persen dihandle oleh Gomez."
"Semua sesuai dengan keingian Gomez, ini seperti puzzle yang kami inginkan. Kami lega karena sudah mendapatkan keinginan pelatih, dan kedatangan mereka tentu akan membuat persiapan kami lebih bagus karena kini puzzle-nya lengkap," tutup Ruddy.
Abi Yazid / GoalSementara itu, tiga pemain asing tersebut menyatakan antusias untuk menjalani musim ini bersama Arema. Salah satunya adalah Matias, yang berperan sebagai pemain belakang. Ia menilai Arema sebagai tim yang punya ambisi besar.
"Saya tahu ini tim besar di Indonesia, Arema pernah memiliki Cristian Gonzales, dan Esteban Guillen yang mampu membawa Arema menjadi juara. Saya antusias bergabung tim ini, semoga kami bisa bekerja keras untuk mewujudkan ambisi," papar Matias.
"Saya juga sudah melihat perjalanan Arema musim lalu, dengan kebobolan 62 gol. Saya melihat itu bukan sebuah kesalahan lini belakang. Tetapi semua elemen harus bekerja keras, dari lini depan, tengah, dan belakang."(gk-48)


